Serangan balik Geng SOP?

Polisi mulai naik panggung dalam pemberantasan korupsi. Selama ini hanya Jaksa saja yang menari-nari di atas panggung, kini Polisi mulai ikutan. Ikutan menari-nari bersama Jaksa atau membuat tariannya sendiri?

Temuan brangkas setinggi dua meter dalam sebuah Cafe di Cipete, Jakarta Selatan, itu prestasi. Polisi harus diacungi jempol. Pecahan dolar dan emas batangan yang ditemukan dalam brangkas itu adalah bukti adanya misteri gelap di situ.

Terlepas dari apakah Cafe itu dulu tempat ditangkapnya anggota Brimob, karena diduga menguntit Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah? Konon Cafe itu memang, miliknya Febrie Adriansyah.

Kasus lama temuan baru? Atau kasus baru perkara lama? Polisi yang menggeledah, TNI yang ikut bereaksi. Tak tanggung-tanggung, bukan satu lokasi yang digeledah Polisi, melainkan depalan lokasi. TNI langsung mengamankan rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

TNI punya alasan mengamankan rumah Febrie Adriansyah, karena sedang mengusut kasus-kasus besar. Polisi punya alasan mengingatkan upaya perintangan penyidikan bisa dijerat secara hukum. Jaksa masih menunggu apa yang sedang diusut oleh Polisi.

Ingat, kasus Asabri dan Krakatau Steel justru diusut oleh Jaksa, bukan Polisi. Jaksa baru saja menetapkan tersangka salah seorang anggota Polisi aktif berpangkat Irjen. Apakah ada kaitannya? Belum ada keterangan pasti.

Bagi publik saling bongkar kasus korupsi itu, apa pun bentuknya bagus bagi pemberantasan korupsi itu sendiri. Tapi kalau tujuannya saling sandera, maka pemberantasan korupsi itu tidak akan pernah benar-benar terjadi.

(ERIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Nama nih TAQIYAHnya si ANONim (Akal Nol, Otak miNim) alias Judi Belingham ANJING PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu (JANCUK) PKI⁉️🤣