🇪🇬Pemain Mesir Mostafa Ziko berkomentar tentang wasit:
“Wasit jelas tidak fair, tidak fair. Kezoliman itu jelas dan nyata. Upaya seluruh negara jadi sia-sia. Ia memang datang untuk merugikan kami. Mereka tidak akan membiarkan kami menang dengan skor 2-0 melawan Argentina. Turnamen ini sudah di-setting. Saya meminta maaf kepada orang-orang Mesir. Kami ingin membuat mereka bahagia, tapi hari ini kami tidak bisa melakukannya. Hanya Tuhan yang tahu. Itu bukan ada di tangan kami. Sepertinya turnamen ini sudah diatur. Untuk masyarakat Mesir, terima kasih. Kami bangga dengan kalian. Selamat kepada Argentina untuk Piala Dunia nya.”
Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta berakhir dengan kemenangan dramatis Argentina 3-2, namun memicu gelombang kontroversi besar terkait keputusan wasit.
Kubu Mesir merasa “dirampok” oleh serangkaian keputusan wasit asal Prancis, François Letexier, yang dinilai sangat menguntungkan sang juara bertahan.
Berikut adalah poin-poin kontroversi utama yang memicu kemarahan timnas Mesir dan ramai diperbincangkan di media internasional:
1. Dianulirnya Gol Kedua Mesir oleh VAR
Saat Mesir sudah unggul 1-0, Mostafa Zico sempat mencetak gol kedua yang bisa memperlebar jarak. Namun, gol tersebut dianulir oleh VAR karena gelandang Mesir, Marwan Attia, dianggap melakukan pelanggaran ringan (menginjak kaki) terhadap Lisandro Martínez di area pertahanan Mesir sebelum serangan balik dimulai.
- Sisi Kontroversi: Pelanggaran tersebut terjadi sangat jauh (sekitar 100 yard) dari gawang dan berada dalam fase permainan yang sudah berlalu lebih dari 20 detik sebelum gol tercipta. Mantan wasit Piala Dunia, Fernando Guerrero, menilai keputusan ini menyalahi protokol VAR karena Argentina sebenarnya memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk menyusun pertahanan kembali setelah insiden tersebut.
2. Pengabaian Penalti Mohamed Salah dan Klaim Pelanggaran
Kubu Mesir melayangkan protes keras karena wasit menolak memeriksa VAR untuk dua insiden krusial di kotak penalti Argentina:
- Insiden Mohamed Salah: Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti setelah kakinya terlihat dikait oleh Julián Álvarez. Wasit mengabaikan insiden ini.
- Insiden Tarikan Baju Sebelum Gol Kemenangan: Sebelum Enzo Fernández mencetak gol ketiga penentu kemenangan Argentina pada menit ke-90+2, Mesir mengklaim mereka seharusnya mendapat penalti karena Alexis Mac Allister terlihat jelas menarik jersei Hamdy Fathy di kotak terlarang. Wasit membiarkan laga berjalan hingga berujung gol bagi Argentina.







yaelahh kalah mah kalah aja kebiasaan nih yg kalah suka teriak2 curang
lu mah kaga ngerti bola gausah komen. nontonin bowo yapping aja udah
Drun Nevada/Texas rambut kuning berkata “Setelah tim negara saya kalah, Argentina harus juara biar nanti saya bisa kasih piala dunia itu ke Messi, soalnya kalo Argentina kalah dan tidak ada Messi maka rating penonton akan turun dan pendapatan yang masuk ke negara akan berkurang, saya tahu itu”…
lu gak inget dulu lu juga begitu,,,
saat wo2 kalah 2x sama Jokowi,,,,,
curang,,, curang,,,,, curang…….
L.O.L
udahlah gausah menghihur diri gitu cupcup kalah mah kalah aja gausah banyak menghibur diri kasihan kadrun🤣🤣🤣🤣🤣
babi kau nonim…..pki kau monyet….comen kau dr dulu drun2 aja dasar ajing
Mesir dan maroko termasuk negri kadrun nyet bukan negri konoha yg masuk pildun sgt mustahil karna penjahatnya suka korupsi darpad prestasi
yg juara pildun kadrun?
paling gak negeri kadrun banyak yg lolos sampai babak perempat final,,,
bahkan Maroko sampai ke semi final di tahun 2022…..
lah, konoha…!!!?
yg penting embege dan kdmp jalan terus,,,
walaupun ekonomi sedang kolaps…
oke gasss, oke gasss…..
GOBLOK lu…!!!
L.O.L
Wallahu ‘alam..
perjuangan timnas Mesir patut diapresiasi tapi memang keganjilan2 harus juga kita catat
demi menyenangkan Messi yahudi
kalah mah kalah aja drun gausah banyak cingcong🤣🤣🤣
ga kaget sama elu tong..idola lu aja menang dibantu jokibul
ayo mikir..tolol jgn di piara 🤣🤣🤣
mbah wo pernah ada di posisi mesir, jangan lupa. 2 kali pula
lagian ada yg jauh lebih urgent daripada main bola.