Prabowo Gandulan Sarung Trump, Tak Berani Memberi Hormat Terakhir ke Ali Khamenei
✍️Muhammad Afthon Lubbi
Jika Prabowo Subianto mengirim utusan resmi ke pemakaman pemimpin tertinggi Iran, posisinya sebagai presiden Indonesia ke-8 terancam.
Politik luar negeri bebas aktif Indonesia seketika hanya jadi omon-omon. Ketika negara-negara sahabat lain hadir, Indonesia memilih memelihara rasa takutnya akan kebijakan politik Amerika Serikat.
Bagaimana mungkin, negara dengan etika ketimuran yang sangat kuat, tidak mengirim utusan minimal selevel wakil menteri sebagai simbol rasa duka dan belasungkawa bangsa Indonesia. Indonesia oleh Prabowo, dipaksa bergabung dengan Israel di Board of Peace. Sebuah negara penjajah yang tak memiliki kawat diplomasi sehelai pun dengan Indonesia.
Apa logika Prabowo?
Ia takut, posisinya sebagai presiden terancam. Segala kebijakan Amerika Serikat untuk Indonesia, ia telan mentah-mentah. Semua negara dunia ketiga, negara berkembang, selalu dalam bayang-bayang ketakutan itu. Tapi atas dasar empati, solidaritas, dan rasa kemanusiaan, seharusnya Prabowo sedikit punya keberanian untuk memberi penghormatan terakhir.
Semua orang tahu, 1 dari 6 hari Presiden Prabowo, dihabiskan di luar negeri untuk melakukan “diplomasi”. Tapi, ketiadaan utusan resmi Indonesia dalam pemakaman pemimpin tertinggi Iran, negara yang jelas memiliki hubungan diplomasi dengan Indonesia, membuka kotak hitam semua perjalanan penerbangan diplomasi Prabowo ke luar negeri.
Logikanya cuma itu, takut.
Prabowo takut tidak dibackup Trump. Ia ‘gandulan’ sekuat tenaga ke Amerika Serikat. Apalagi, rupiah semakin melemah, IHSG anjlok tak karuan, neraca perdagangan jebol, investor kabur, civil society tidak percaya, mahasiswa demo, programnya amburadul, kemampuan fiskal sangat lemah, dan aneka kekacauan di dalam negeri. Jika AS ogah membantunya, tamatlah sudah riwayat 08.
Lucunya, buzzer-buzzer Pemerintah bikin narasi, “Prabowo berhasil mengecoh AS, China, dan Singapura”. Heh?! Siapa elu???
Menunding siapapun yang kritik Pemerintah sebagai “Antek Asing”, padahal siapa yang sebenarnya anthekkkk Ashyinggg???
–fb








antek asing amsyong…..
hedoop ndase nye.. nye…… 🏃♂️🏃♂️
ndase peyang….
🔥 LOWONGAN KERJA dengan syarat :
1. Jujur dan berintegritas
2. Mempunyai semangat juang tinggi
3. Komitmen terhadap kebenaran dan keadilan
4. Menegakkan cita² Luhur para founding fathers
✍️ job description :
1. Membersihkan negeri Konoha dari Ankara murka
2. Menegakkan keadilan tanpa pandang bulu
3. Menyiapkan generasi masa depan yang berdaya guna
mabok iran fansboynya sangat haus validasi dg pengen bgt dikunjungi, gausah maksa2 lah drun
wah ini si ANONim ANJING PENJILAT TerWo ini pasti lagi tertaqiyah bahagia. Padahal aslinya SENGASARA HIDUPnya‼️😝😂🤣😜
kadrun kau gausa maksa2 org mgelayat kau sendiri aja sana gitu aza kok refot
biarin Wowo kalo mampus kgk ada negara yg mau layat dia 🤣🤣🤣
Iya wowo lebih prioritas kan kemauan syahwat si boti sampe 4x ke Paris.
@Gerombolan TerMul dan TerWo itu memang TOLOL SEMUA..
iy bang.. sptnya doi lg br_taqiyah..
🤭😁
coz komennya ga sesuai ama update berita ttg ketua MPR ama Menlu..
wo2 antek asing,,,
wo2 antek usa…
L.O.L
dibiliang juga apa?!
mau berlagak singa, harimau atau t-rex sekalipun gak ngaruh – wonh faktanya cuma hello kitty doang….. miauwwwww
wowo takut anunya dicokot trump kalo sampai hadir di pemakaman khomeini