SETELAH DIDESAK, AKHIRNYA INDONESIA MAU MELAYAT KE IRAN
Memang aneh, sih. Indonesia dan Iran adalah dua negara yang bersahabat. Sama-sama anggota OKI. Sama-sama berpenduduk mayoritas muslim. Tapi ketika diundang dalam konteks kenegaraan, penghormatan pada pemimpin Iran yang gugur, kita sama sekali cuek. Kayak gak peduli. Katanya hanya mengirimkan Dubes yang memng bertugas di Iran.
Dalam upacara penghormatan dari pemimpin berbagai negara, Iran hanya mempersilakan pejabat setingkat Menteri ke atas yang diterima hadir sebagain perwakilan negara sahabat. Jadi meskipun Dubes Indonesia hadir di Grand Mushalla tempat acara resmi ke negaraan dilangsungkan, ia bahkan gak bisa masuk gerbang.
Lalu kritik datang dari berbagai penjuru. Diplomat senior Dino Pati Jalal mengatakan, dengan tidak mengirim utusan terhadap undangan pemerintah Iran. Indonesia seperti mengabaikan negara sahabat. Dalam tata krama diplomasi keputusan ini sungguh di luar norma.
Akhirnya terdengar khabar, Prabowo memerintahkan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono untuk berangkat ke Iran. Dipastikan mereka hadir, setelah rangkaian upacara penghormatan dari negara lain selesai. Artinya, kehadiran Ketua MPR dan Menlu Indonesia disana, justru diluar agenda yang sudah disusun pemerintah Iran sebagai pengundang.
Tapi, gak apa-apa. Walaupun telat dan agak terpaksa, akhirnya ada juga rencana pejabat Indonesia untuk hadir.
Setidaknya menunjukan, meski pemerintah kita sekarang terkesan ‘jongos’ Trump dan Netanyahu banget. Tapi mereka tetap mau berpura-pura netral sedikit. Mungkin karena doktrin politik kuar negari kita masih bebas aktif. Konstitusi belum mengubahnya.
Meskipun kita tahu sendirinya. Boro-boro aktif. Bebas aja kagakā¦
(Eko Kuntadhi)







haus bgt ya butuh banget dikunjungi? kalau ga berkunjung apa kita semua masuk neraka apa gimana sampe terguncang berhari2, udah kyk rukun iman aje kan udh ada utusan udh beres gitu aza kok refottt
mas kita mesti netral
sudah betul netral gausah peduli, diem aja, kita ga selametin amerika dan ga ngelayat ke iran
entar Wowo mampus jgn ngarep dilayat negara2 lain ya
tolol dipiaraš¤£š¤£š¤£
emg almarhum2 presiden sebelumnya mgundang2 semua negara buat datang ngelayat? sejak kapan??? aneh kadrun
babi gurun emang PA. Diplomasi luar negeri itu penting, termasuk mengirim delegasi minimal sekelas menteri. Memang tdk ada kewajiban, tapi etika internasional bahkan bertetangga saja fatal kalau tdk dilakukan. Dan pemerintah Wowo ini beberapa kali mengabaikan negara sahabat, salah satunya membiarkan dubes asing menunggu berbulan-bulan utk mendapatkan persetujuan presiden. Asli fatal sekali diplomasi LN Wowo ini. Tapi itu lah yg namanya babi gurun, boro2 paham diplomasi.
@?.. masi aj si abang ni..!! gini aj bang.. ntar klo jatah umur abang dah abis.. abang dah siapin tuh pringatan dari skarang.. yg isinya mlarang & menolak smua teman² hadir takziyah..
āš»š
coz status Indonesi Iran bersahabat tp abang larang².. nah jd utk abang.. yg konsisten y bang.. siapin dah tuh pringatan..
š«¢š«£
SEHARUSNYA WAPRESSNYA SURUH PERGI… INI PLECIDEN TERUS YANG KLUYURAN