✍🏻Ahmad Tsauri
Setiap pidato, Prabowo, isinya ironi dan ironi. Terakhir pengen hidup 1000 tahun, kata dia, pengen melihat Indonesia makmur.
Sementara tiap hari perkataan dan perbuatan dia nyusahin rakyat.
Barusan saya ketemu sahabat saya di Slawi, Jateng, seorang sekdes, saya lihat kopdesnya ditengah sawah, bangunan baru 40%. Sudah dapat kiriman motor 3 roda Tossa dua buah.
Kawan saya yang sekdes ini sampai godeg-godeg. Dapat tossa sampai dua, buat apa? Belum lagi nanti truk satu, pick up satu.
Minggu lalu saya dari Batang selatan, pertigaan Wonotunggal sampai deswit (desa wisata) perbatasan Banjiran, kec Warungasem saja, jarak tidak sampai 3 kilo meter ada 4 koperasi desa.
Akan ada, 4 kopdes, 18 staf kopdes x 4: 72 staf dalam radius toko 3 km, akan ada 4 truk, 4 pick up, 8 tosa.
Ada berapa ribu, ada berapa belas ribu kopdes-kopdes yang senasib? Buang-buang duit.
Untuk kopdes yang jualannya sembako margin kisaran 5-16% menggaji 18 orang dengan gaji 2-3,5 juta membutuhkan omzet minimal 600-800 juta per bulan atau 6-8 M pertahun.
Sementara kopdes ini harus bergelut dengan warung Madura, minimarket modern dan sesama kopdes sendiri.
Lebih parah lagi, kata sahabat saya itu, proses pembangunan Kopdes desa tidak dilibatkan selain menyediakan tanah, persiapan juga tidak, staf juga belum tentu warga desa, karena yang rekrut kemhan, satu-satunya katalis adalah penerima PKH warga desa harus jadi anggota, agae duit santunannya balik lagi ke negara.
Mau perputaran ekonomi darimana? Duit PKH yang bisa berputar di warung wargapun kini dikooptasi kopdes.
Dan selain itu desa pada pusing, karena dana desa kisaran 300 jutaan cukup buat apa?
Disatu sisi perputaran uang dari atas di umkm akn nihil, disatu sisi pembangunan bakal nol, infrastruktur ancur karena tidak ada dana, disisi lain pajak digenjot dari berbagai segi.
Prabowo bangun, Prabowo jangan mimpi, mau makmur darimana yang ada rakyatmu modar sebelum tahun 2029. Boro-boro 1000 tahun, jangan-jangan negara ini bubar beneran seperti prediksi Anda?
Kalau ngomong itu bo dengan sadar. Jangan mengharap istana megah tapi Anda bangun pondasi diatas pasir diatas lumpur.






af dan si Anonim BabRun TerMul dan TerWo: “Kami tak percaya tulisan diatas. Portal ini kan portalnya kadrun yg kerjaannya cuma menkriik, nyinyirin pemerintah aja‼️
wkwkwkwk…memang kok yg namanya TerMul dan TerWo itu ber IQ jongkok. Punya otak tapi TAK ADA AKAL‼️🤣😜😂😝
di kabupaten kediri ada perangkat desa sambat, dengan disunatnya dana desa maka pembangunan fisik mandeg dan bansos lansia hanya cukup utk 10 orang penerima. tapi kabar kayak gini paling cuma dianggap nyinyiran kadrun oleh buzzer tai anjing