Elite Berpesta Rakyat Menderita

Di saat uang pajak kita dipake untuk bayar gaji kabinet tergemuk setelah reformasi (49 Menteri, 58 Wamen, 26 Wantimpres, 10 Penasehat Presiden, 7 Utusan Presiden), belum lagi komisaris-komisaris BUMN, stafsus, tenaga ahli.

Buat pengadaan motor listrik 1 Triliun BGN, pelatihan manajer kopdes 1 Triliun, dan program atau pengadaan boros tapi gak efektif lainnya.

Belum lagi dipake korupsi, korupsi tata kelola MBG yg perhitungan kerugian negaranya mencapai 10 triliun, korupsi dana penanganan bencana, dan korupsi2 pejabat lainnya yang udah atau belum ketahuan.

Sementara itu, dana pemerintah daerah dipangkas sampe sebagian besar pemda gak mampu bayar gaji pegawai atau dipotong penghasilannya, tunjangan profesi guru nunggak 3 bulan, BBM langka di berbagai daerah, efisiensi anggaran gila-gilaan yang lebih banyak mengorbankan kesejahteraan ASN di tingkat bawah.

Persis apa yang ditulis di spanduk Greenpeace, “Elite Berpesta Rakyat Menderita”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Woiii kau ANONim (Akal Nol, Otak miNim) MUNAFIK PENJILAT TerMul dan TerWo dan gerombolan‼️
    Kau gak usah menyangkal realita sbgmn yg ditulis diatas. Kami di daerah merasakan kesulitan akibat dana transfer dari pusat yg dipangkas, dana desa yg tergadaikan dan juga dipangkas dg dalih GAK MASUK AKAL dari kebijakan Mbah GendruWO Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon junjungan sekaligus BERHALA SESEMBAHAN mu itu‼️ Paham kau Babi guRun alias BabRun⁉️