Kajian EPPOS PolGov UGM: selama dua tahun Presiden Prabowo pidato 166 kali, durasi 80,6 jam dan bicara tak pantas 311 kali.
Poin Utama Kajian EPPOS PolGov UGM:
- Frekuensi dan Durasi Pidato: Tim peneliti yang dikoordinasikan oleh Arya Budi mendokumentasikan sebanyak 166 pidato publik Presiden Prabowo Subianto selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2026, dengan total durasi mencapai 80,6 jam.
- Catatan Ucapan: Kajian tersebut mencatat 311 insiden ucapan yang dikategorikan kurang pantas hingga tidak pantas yang tersebar di dalam 84 pidato, termasuk ungkapan kasar serta pelabelan terhadap kelompok pengkritik.
Dua tahun menjabat, Presiden Prabowo telah menyampaikan 166 pidato dengan total durasi 80,6 jam. Namun, yang lebih memprihatinkan, kajian EPPOS PolGov UGM menemukan 311 ungkapan yang dikategorikan kurang pantas hingga sangat tidak pantas dalam 84 pidatonya. Bahkan, 222 insiden terjadi dalam acara kenegaraan dan program pemerintah. Seorang presiden seharusnya menjadi teladan dalam menjaga etika, martabat, dan kewibawaan negara, bukan justru mempertontonkan kemarahan, umpatan, dan sikap merendahkan pengkritiknya.
Indonesia tidak kekurangan pidato, tetapi membutuhkan lebih banyak bukti kerja nyata. Presiden boleh berbicara lantang, tetapi ketegasan tidak sama dengan kekasaran. Kritik rakyat seharusnya dijawab dengan kebijakan dan prestasi, bukan dengan ejekan dan kemarahan. Kekuasaan yang besar semestinya melahirkan kebijaksanaan yang besar pula. Sebab, kualitas seorang pemimpin bukan diukur dari berapa lama ia berbicara, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyatnya.
(Nandang Sutisna)








JAZAKALLAHU KHAIRAN…. TERIMAKASIH BAPAK PRESIDEN PRABOWO YANG TELAH MENGGANTI KAPOLRI KAFIR PILIHAN JOKOPLAK DENGAN BAPAK KAPOLRI YANG MUSLIM… ALHAMDULILLAH…
SEDIKIT DEMI SEDIKIT TIDAK MENGAPA, DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI…
SEMOGA ALLAH HANCURKAN ANTI ISLAM… AAMIIN
Semua yang dari UGM buat saya preeeeet ……. Bukan karena saya dukung PS, tapi kemarin 10 tahun dirusak raja jawa meneng wae.