Bukan cuma Trump yang jatuh

Pemerintah sendiri yang bikin skenario, jika harga minyak dunia US$ 150 per barel, defisit APBN bengkak jadi 4,06% atau 3 kali lipat dari angka saat ini Rp 135 triliun. Rupiah tembus Rp 17.500, picu hiper importir inflation energi, naik produser price index, inflasi konsumen terdampak semua komoditas strategis. Pukul daya beli rakyat secara ekstrim, pelemahan industri, Undisbursed loan naik di atas 2.506,4 Triliun, plafon kredit ke pukul di atas 22,73%, perbankan makin ambruk, krisis ekonomi (stagflasi), kegaduhan sosial, chaos politik.

Jika tidak diantisipasi dengan baik, Prabowo juga kemungkinan bisa jatuh seperti ramalan Purbaya soal kejatuhan Trump.

Kata kuncinya, hentikan MBG. Alihkan anggarannya untuk tambah anggaran subsidi & kompensasi agar defisit APBN tidak membengkak melampaui 3,18% & selamatkan daya beli rakyat, dengannya bisa menolong pelemahan industri, tolong kinerja perbankan, dan tolong pelemahan rupiah agar kejatuhannya tidak menyentuh level sikologis atau batas bawah ekstrim undervalue rupiah.

(Dr. Faisal Lohy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

    1. 🐕 anjing 🐶 banget ini orang jadi buzzer bayaran terwo ternak prabowo sampai kekurangan dia pun dibela sampai ke proyek korupsi makan beracun gratis 🤣

  1. Para pakar dan rakyat yg pintar sepakat hentikan MBG dan alihkan dananya utk kemaslahatan dan perbaikan ekonomi. Pak ndas tak bergeming. Mungkin ini jawaban dari doa2 mereka. Allah selalu punya kuasa utk mengubah sesuatu …