Ada klaim “Contohlah Salahuddin dalam membebaskan Al-Quds, dia taklukkan dulu negeri Syi’ah”. BENARKAH DEMIKIAN? 

✍🏻Ustadz Anshari Taslim

Ada slogan, “contohlah Salahuddin dalam membebaskan Al-Quds dia taklukkan dulu negeri Syi’ah Fathimiyyah”. Daulah Fathimiyyah (909–1171 M) adalah kekhalifahan Syi’ah Isma’iliyah yang pusat kekuasaannya ke Mesir.

Saya membatin ini orang sebenarnya baca sejarah ngga sih?
Kalau dia hidup di masa Shalahuddin Al Ayyubi pastilah Shalahuddin sudah dituduh Syiah sebagaimana dia menuduh Hamas adalah Syiah.
Kenapa? Makanya baca sejarah yang lengkap, jangan jadi pemalas baca seperti mereka.

Ringkasnya, Shalahuddin itu membantu salah satu menteri Daulah Fathimiyyah bernama Syawar, untuk mengalahkan rivalnya bernama Dhirgham. Dhirgam bersekutu dengan tentara Salib, Syawar bersekutu dengan Daulah Saljuq pimpinan Nuruddin Zanki.
Nuruddin mengutus panglimanya Asaduddin Syirkuh dan keponakannya Shalahuddin Al-Ayyubi untuk membantu Syawar. Tuh kan jadi Shalahuddin bantu Syiah melawan Syiah.

Menanglah mereka, tapi Syawar berkhianat. Ringkas cerita Khalifah Fathimiyyah waktu itu yaitu Al-‘Adhid (1151–1171), mengangkat Asaduddin Syirkuh sebagai menteri, tak lama Syirkuh wafat digantikan sama keponakannya Shalahuddin jadi menteri di Daulah Fathimyyah yang Syi’ah itu.
Apa? Salahuddin jadi menteri syi’ah? Nah belum tahu sampai situ kan.

Setelah Al-Adhid wafat jadilah Shalahuddin yang jadi raja. Jadi Daulah Fathimiyyah itu hilang tanpa perang, matinya Al-‘Adhid langsung diganti Shalahuddin. Setelah wafatnya khalifah Al-Adid, Salahuddin mendirikan Dinasti Ayyubiyah yang mempersatukan Mesir dan Suriah, serta berfokus membebaskan Yerusalem dari Pasukan Salib.

Baca selengkapnya di buku dibawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. ini orang bicara atas nama sejarah tapi hanya ngutip secuil buat pembenaran atas opininya. padahal, salahudin saat jd wazir, mengganti khotbah Jumat dari nama khalifah Fatimiyah ke khalifah Abbasiyah. salahudin juga menawan putra khalifah terakhir fatimiyah sehingga dinasti fatimiyah bubar dan diganti dinasti Ayyubiyah.

  2. Shalahuddin bukan membela atopun menentang masalah Syiahnya ato bukan.. Masalahnya, siapapun dia, apakah MEMBELA ISLAM ato menjadi PENGKHIANAT & MUSUH ISLAM?..

    Siapapun yang menjadi PENGKHIANAT & Menjadi MUSUH ISLAM, maka WAJIB DIPERANGI!

    1. iya mas.. tapi Syi’ah itu bukan islam, mau dibilang begini-begitu, mau tiap hari diberitakan positif, mau tiap hari dipromosikan, tetap aja nggak bisa merubah kalo Syi’ah bukan islam!

    2. Dan Salahuddin tidak menggunakan kemenangannya di Al Quds untuk mendelegitimasi Khalifah Abassiyah. Nggak seperti bani Saud yg bersekuti dengan kafir merongrong Khilafah Utsmani.

  3. Yang sering nuduh begini biasanya Wahhabi, maklumin aja, Wahhabi itukan kuno, konservatif dan puritan, mana ada budaya literasi di kalangan Wahhabi, apalagi Wahhabi Yahudi Banu Saud sekarang.