Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin (3/8/2026) melakukan panggilan telepon dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk membahas keamanan regional, hubungan bilateral, dan Rencana Perdamaian Gaza, menurut Direktorat Komunikasi Turki.
Kedua pemimpin bertukar pandangan tentang perkembangan terkini di kawasan tersebut, dengan Erdogan menyampaikan rasa duka cita Ankara atas serangan yang menargetkan Kerajaan Arab Saudi.
Ia menegaskan kembali komitmen Ankara untuk mencapai perdamaian abadi dan memastikan stabilitas serta keamanan di seluruh Timur Tengah, kata direktorat tersebut dalam sebuah pernyataan di media sosial X. Erdogan juga mencatat pentingnya kerja sama bilateral antara Ankara dan Riyadh dalam mengatasi tantangan regional.
Rencana Perdamaian Gaza
Erdogan menekankan bahwa kepatuhan penuh Israel terhadap peta jalan untuk fase kedua Rencana Perdamaian Gaza sangat penting untuk keberhasilan rencana tersebut. “Kami memantau perkembangan dengan cermat,” katanya, menurut pernyataan tersebut.








negara islam masuk bop yg bukan bop negara eropa kadrun terguncang
AF baca komen nya sendiri aja pasti bingung ini. ngomong opooo…
@..??
mungkin maksudnya..
negara eropa masuk bop.. trus negara bop masuk Islam..!!
🤭😁😂🤣
otak lu yg terguncang,,,
komen aja belibet kayak gitu,,,,,
sesuai kapasitas otak-nya….
L.O.L
genosida sedang terjadi malah sibuk diskusi,
entah apa diskusinya, yg pasti mereka p3njaga eksistensi zionis
Hidup Turkiye…..go hell zionis dan kafirun amrik