1 hembusannya aja sudah merugikan orang di sekitar

dr. Angga Krishna:

Tubuh membutuhkan garam. Berlebihan, berbahaya.
Tubuh membutuhkan gula. Berlebihan, berbahaya.
Kopi secukupnya dapat bermanfaat. Berlebihan, berbahaya.

Rokok?
Tidak ada jumlah yang dibutuhkan tubuh.
Satu batang per hari pun sudah terlalu banyak.

Konsumsi garam tidak merugikan orang lain
Konsumsi gula tidak merugikan orang lain
Konsumsi kopi tidak merugikan orang lain

Rokok?? 1 hembusan nya aja udah merugikan orang di sekitar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

      1. iya tau,,,
        tapi maksud komen di atas,,,
        1 org perokok “yg rugi orang disekitarnya”, paling maksimal puluhan org,,,,
        tapi 1 org “wo2” memegang mic diatas podium “yg rugi seluruh negri”, ratusan juta org…….

        bayangin kalo ada puluhan juta “wo2”,,,
        mungkin “yg rugi seluruh dunia”, bahkan alam semesta……..
        L.O.L

  1. dulu tahun 2000…idi mengeluarkan data perokok aktif sebanyak 44juta orang/bungkus/hari

    coba itung berapa duitnya yang di raup perusahaan rokok per tahun

  2. baiknya tutup smua pabrik rokok..!!
    “relakan” cuan besar dari industri ini..!! & negara bayar smua kompensasinya..!!

    mulai dari petani tembakau, pngolahan tembakau, pkerja logistik, pkerja pabrik tembakau, ampe yg punya pabrik..!!

    anggaran dari mana..!? kata seskab, pokoknya ada..!! 🤭🤭

    daripada org² pinter cem dr. Angga Krishna ampe “mlepaskan” logic_nya dgn mnyamakan garam, gula, kopi yg “dikonsumsi” dgn tembakau yg “dibakar”..!! 😅😅

    no offense..!! peace out..!! 😊😊😊