Syekh Maher Hammoud adalah seorang ulama Sunni Lebanon terkemuka yang dikenal karena perannya dalam gerakan perlawanan dan persatuan umat Islam.
Beliau menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Perlawanan Internasional (International Union of Resistance Scholars) dan imam di Masjid Al-Quds Lebanon.
Beliau adalah ulama Sunni yang sepanjang hidupnya menyerukan persatuan umat dan keberanian melawan penjajahan Israel.
Peringatan lantang yang disampaikan oleh Syekh Maher Hammoud membuka ironi besar dalam tubuh dunia Islam.
Dari suara beliau lahir kritik paling telanjang: mayoritas negara muslim bermazhab Sunni memiliki populasi besar, kekayaan melimpah, dan kekuatan politik luas—tetapi ketika Palestina dihancurkan, yang terdengar sering kali hanya kecaman dan retorika tanpa keberanian.
Di saat yang lain hanya mengecam dan bicara hak Palestina dari darat ke laut, hanya Iran yang berani berdiri menentang dan melawan.
Nyatanya, Iran adalah negara Syiah yang justru tampil paling keras dan gigih menantang dan melawan Amerika dan Zionis. Fakta ini menjadi tamparan keras bagi banyak penguasa muslim Sunni. Mayoritas besar, tapi keberanian nyaris tidak ada.
Hari ini, Islam seakan bertaruh di pundak Republik Islam Iran.







sdh terlena dengan ” HARTA TAHTA & WANITA ” nikmat dunia yg hanya dinikmati sementara
Sungguh memalukan penguasa negara negara Arab.. Pecundang dan gak merasa malu
Sudah diramal oleh Rasulullah. Orang Arab gk mampu. Anak cucu Salman AlFarisi yg ambil alih. Tapi sialnya Arab bukannya bantu Iran, malah bersekutu dg musuh-musuh umat Islam.
Al hadist, waktu itu Rasulullah menepuk2 punggung Salman Al Farisi (org Persia/Iran) sambil mengatakan, “jika saja iman itu tetletak di antara bintang (luar angkasa), bangsanya orang ini (salman/persia) pasti akan meraihnya.” Nabi itu disebut Prophet (istilah barat = peramal). Bisa jadi suatu saat IRAN akan melakukan perjalanan inter galaksi seperti yang diramakkan Nabi. Para Y4hudi pesek Kere kesot AF Al Bawah, tidak boleh iri dan baperan ya ?