Strategi selalu sama: menyerang dalam diam dengan strategi berbeda.
- Saat Prabowo banyak ke luar negeri, dikritik karena keseringan, Gibran malah banyak ke daerah-daerah, terutama anak sekolah.
- Saat Prabowo didemo mahasiswa, dan para pendemo dihalang-halangi aparat ijo dan coklat, Gibran malah menerima pada pendemo di kantornya.
- Saat Prabowo lagi dikritik soal program-programnya, dan pidato yang bikin banyak orang sebel, Gibran malah diem aja, ga ngapa-ngapain.
Hati-hati, orang jawa emang naroh keris di belakang. Bu Mega yang ngangkat dari Solo sampe 2x Periode aja bisa dikhianati….
Apalagi yang dulu jadi lawan politiknya berkali-kali…
Ilustrasinya begini:








Kl prabowo turun, gibran naik
maka dari itu, solusinya dua-duanya GULINGKAN
kalau komen itu pakai ilmu, memangnya UU nya bilang bagaimana, kalau wowo lengser , gibran lengser juga ? pakai data kenapa
Emang dia kalau ngomong sama mahasiswa nyambung ?
Kalo turun harus SEPAKET DONG, KARENA DUA2 NYA BOBROK GAK TERTOLONG
Keluarga BUSUK kebanggaan si Aris Wijayantolol/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI nih‼️
😜😂😝🤣
sejak awal mbah wo sudah salah langkah. demi memuluskan ambisi jadi presiden sampai berkomplot dgn mbah wi, bahkan dlm prosesnya sampai ngoprek aturan. sekali cacat di awal maka seterusnya kecacatan makin menumpuk