Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dilaporkan memudar akibat adanya tarik-ulur politik dan penolakan dari partai-partai koalisi pendukung pemerintah.

Berdasarkan laporan utama Majalah Tempo, dinamika seputar bursa posisi bendahara negara ini mencakup beberapa poin krusial berikut:
Tarik-Ulur dan Penolakan Partai
- Sebab Penolakan: Mayoritas partai besar di DPR menolak pergantian karena khawatir menteri baru akan mengevaluasi atau memangkas anggaran program strategis, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen anggaran program ini dinilai sensitif bagi dinamika internal koalisi.
- Kandidat Sempat Masuk Meja: Terdapat tiga nama kandidat Menteri Keuangan baru yang sempat dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo. Ada Rosan Perkasa Roeslani, Budi Gunadi Sadikin, dan Chatib Basri. Namun, nama-nama tersebut direspons dengan resistensi dari partai pendukung.
Bantahan Resmi dari Pihak Istana
- Pernyataan Mensesneg: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah keras isu pencopotan atau pengunduran diri tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat dan meminta publik tidak berspekulasi.
- Fokus Ekonomi: Istana menyatakan bahwa Presiden Prabowo justru mengandalkan tim ekonomi saat ini, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK, untuk fokus berkoordinasi erat menjaga stabilitas kurs Rupiah dan IHSG yang sempat mengalami tekanan pasar.







milih anak buah aja ngga ada power, gitu kok ngotot mimpin negara. ealah mbah mbah
🤣🤣🤣
Kata ANONim (Akal Nol, Otak miNim gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI: “terserah lu drun mau ngomong apa ttg Junjungan yang sekaligus sesembahan ku itu.” Aku cinta dia sampe dia gak jadi presiden lagi‼️
😜😂😝🤣
wok wok, percuma lu pusing pilih orang buat jadi menteri lu, tapi lu nya juga masih tolol
bener bgt fufufafa bilang bijinya satu🤣🤣🤣
Casing aki² gembrot otak & mental bocil.