AKHIRNYA ISU YANG SELAMA INI BEREDAR TERNYATA BENAR

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya mengakui PT PLN (Persero) mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan batu bara kalori medium untuk pembangkit listrik.

Menurut Bahlil, kondisi tersebut dipicu oleh rendahnya harga jual batu bara untuk kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO) dibandingkan harga pasar.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil menanggapi pertanyaan anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Gerindra, Ramson Siagian, saat Rapat Kerja Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026) lalu yang mempertanyakan keandalan pembangkit PLN sehingga memicu pemadaman listrik bergilir di beberapa daerah di Jawa.

“Ini ramai di media sosial terjadi Jawa blackout. Pak Menteri harus mem-push Dirut PLN sehingga jangan terjadi blackout juga seperti di Sumatera,” kata Ramson.

Menanggapi hal itu, Bahli mengatakan saat ini perusahaan tambang menjual batu bara untuk kebutuhan PLN dengan harga DMO sebesar US$ 70 per ton. Sementara itu, Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode I Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 121,83 per ton untuk jenis kalori 6.322 kcal per kg. Sedangkan batu bara kalori medium atau 5.300 kcal/kg ditetapkan sebesar US$ 84,53 per ton.

Menurut Bahlil, selisih harga yang cukup lebar membuat pasokan batu bara kalori medium semakin terbatas karena produsen cenderung enggan menjual komoditas tersebut kepada PLN dengan harga DMO.

“Jadi, harga jual ke PLN itu untuk perusahaannya sudah tidak ada. Itulah yang menjadi masalah,” kata Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, Senin, 15 Juni 2026, dilansir Tempo.

Sempat berkilah

Sebelumnya, pada 11 Juni 2026 lalu, Bahlil mengatakan pemadaman listrik yang terjadi di berbagai wilayah belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan batu bara. Menurut dia, pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional masih aman.

“Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka, itu tidak benar. Karena penugasan kami sudah mencapai 170 juta ton,” ucap Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis malam, 11 Juni 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. ANONim (Akal Nol, Otak miNim) Gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI komen: “gue gak peduli kalian jelekkin junjungan gue yang sekaligus sesembahan gue Mbah Wowo Gemoy omon omon itu. Biar gue miskin, pengangguran gue tetap cinta mati pada Mbah Wowo, mau apa lu?!”

    Netizen cerdas: “memang gak waras tuh si ANONim!”