Mahasiswi UI cerdas ini paparkan tuntutan aksi Mahasiswa

Apa poin utama di balik rentetan aksi mahasiswa belakangan ini?

Di diskusi Prime Plus CNN Indonesia, Wakil Ketua BEM UI (Fatimah Azzahra, jurusan Kedokteran UI) menjabarkannya dengan tajam dan bernas.

Berikut beberapa kutipan dari ucapannya yang menurut saya menarik:

Program MBG dan Pengentasan Stunting

Pengentasan stunting sangat tidak tepat diatasi dengan MBG yang diberikan kepada siswa, karena sudah telat. Mencegah Stunting itu pada 1.000 hari pertama usia anak (sebelum usia 3 tahun), bahkan sejak dalam kandungan. Kalau diberikan kepada anak SD bahkan SMA, jelas itu bukan untuk mencegah/menganatasi stunting.

“Saya sebagai mahasiswa kedokteran sangat mempertanyakan ya, kalau alasan yang terus-terusan digaungkan sampai hari ini bahkan itu masih tentang menyelesaikan perihal stunting gitu ya.”

“Kita semua saya yakin sudah tahulah bahwa bahkan sejak masa pemilu saja, ketika debat capres sudah banyak sekali pakar yang menyebutkan bahwa stunting itu tidak tepat ketika ditreat/diatasi dengan MBG (makan bergizi gratis) yang diberikan pada anak sekolah yang momentum 1.000 hari pertamanya itu sudah terlewati.”

“Sehingga menurut saya kalau perbedaan pendapat tuh tidak apa-apa. Tapi kalau seandainya ada satu hal fundamental secara sains yang memang sudah tidak sesuai (cara mencegah stunting), apakah itu masih perbedaan pendapat atau memang sesuatu yang perlu diperbaiki gitu.”

Program MBG dan Monopoli Ekonomi

“Ketika MBG ini diterapkan, bahwa banyak loh orang-orang yang mungkin menjadi pengangguran baru juga seperti itu dengan justru adanya MBG ini. Misalkan kantin-kantin di sekolah.”

“Saya rasa kita sudah banyak ya melihat berita-berita bahwa kantin-kantin di sekolah itu mengalami sepi gitu. Karena mereka jadinya anak-anak enggak mau beli mereka. Karena mereka tuh paling tinggi penjualannya ketika sesi makan siang seperti itu kan, yang itu digantikan oleh MBG.”

“Dan berapa banyak dalam satu sekolah itu ada berapa banyak penjual kantin? Kita katakan satu kota itu ada berapa sekolah lagi. Sehingga sebetulnya kita merasa bahwa MBG ini sendirilah yang justru memonopoli ruang-ruang pekerjaan itu seperti itu yang seharusnya mereka bisa hidup gitu.”

Analogi Korupsi sebagai Kanker

“Mungkin sebagai summary ya. Jadi saya ingin sedikit dalam perspektif saya sebagai mahasiswa FK gitu ya. Dalam tubuh kita tuh ketika ada satu jaringan yang terkena kanker begitu ya, yang sudah menyebar luas, maka tidak ada pilihan lain selain mengangkatnya dan memisahkannya dari tubuh kita. Supaya tubuh yang lain ini tidak semakin terdampak begitu.”

“Nah dalam posisi negara kita saat ini, saya memandang bahwa bangsa kita ini sedang mengalami sakit yang sama. Ada satu jaringan di situ penuh dengan keburukan seperti itu ya, yang akan merugikan bangsa kita lebih jauh lagi kalau tidak dipisahkan gitu, tidak di-eliminasi. Dan siapa yang paling bisa melakukan itu adalah Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang sudah diberi amanah pada rakyat untuk menyelesaikan masalah bangsa gitu.”

“Dan saya ingin mengatakan ya menggunakan kesempatan ini untuk mengatakan pada Pak Prabowo, bahwa Pak, Bapak sudah mencalonkan diri berkali-kali. Bapak sebegitu inginnya untuk berkontribusi gitu ya pada negara dan memberikan yang terbaik untuk rakyat, maka jangan biarkan kesempatan yang satu-satunya ini Bapak berikan pada satu orang dua orang tiga orang empat orang yang menjadi tangan-tangan Bapak yang menjauhkan Bapak gitu dari Bapak seorang presiden, Bapak negara kepada rakyat Bapak yang ada di bawah.”

“Bapak harus mendekatkan diri, kalau bisa rakyat itu Bapak yang langsung jawab. ‘Kita punya masalah ini, kita akan begini, ini yang akan kita lakukan, tenanglah rakyatku’. Itu yang seharusnya diinginkan oleh rakyat. Dan itulah yang seharusnya Bapak lakukan sebagai orang yang telah berkali-kali mencalonkan diri begitu inginnya mengabdi pada rakyat, maka seharusnya Bapaklah yang paling banyak berinteraksi dengan rakyat dan menjawab pertanyaan rakyat. Itu yang rakyat inginkan.”

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. ANONim (Akal Nol, Otak miNim) Gerombolan TerMul dan TerWO BabRun Jaringan ANak Cucu Keturunan (JANCUK) PKI komen: “Halaaaahhh…ini mahasiswa yang disewa, mahasiswa yang dibiayai antek asing SOROS, SARACEN utuk membenci negaranya sendiri. Sengaja mau menjatuhkan junjungan sekaligus sesembahan ku Mbah Wowo Gemoy Omon omon.”

    Netizen Cerdas: “masih belum sembuh juga nih bocah dari ODGJnya!!!”

  2. kini semua tergantung si Deyang mantan wartawan mau ga dengerin masukan ini
    atau sama kyk bos nya : bebal
    ogah denger cuek bebek 😂😂