Sudah Tepat Mahasiswa UGM Bubarkan Kopdar Propaganda Politik oleh Buzzer Politik di UGM

✍️Mohamad Guntur Romli

Sudah Tepat Mahasiswa UGM Bubarkan Kopdar Propaganda Politik oleh Buzzer Politik di UGM

Kampus adalah altar suci intelektualitas, bukan panggung sirkus para pemburu kekuasaan.

Ketika Joglo GIK UGM disulap menjadi ruang monolog sepihak oleh para pejabat negara, esensi akademis telah dinjak-injak.

Acara yang dikemas manis sebagai “diskusi” nyatanya tak lebih dari sekadar kopdar propaganda murahan.

Menghadirkan narasumber homogen dari lingkaran penguasa, tanpa ruang bagi dosen kritis maupun mahasiswa, adalah penghinaan nyata terhadap tradisi dialektika yang menjadi urat nadi Universitas Gadjah Mada.

Maka, aksi tegas mahasiswa yang menggeruduk dan membubarkan paksa acara tersebut adalah tindakan yang sangat tepat dan sah!

Ketika ruang dialog formal disumbat dan kampus justru memfasilitasi para buzzer politik untuk menjajakan legitimasi palsu, perlawanan di lapangan adalah satu-satunya jawaban yang bermartabat.

Evakuasi dramatis para menteri menggunakan mobil patwal di tengah kejaran massa adalah simbol runtuhnya keangkuhan politik di hadapan nalar kritis.

UGM bukan keset bagi kepentingan rezim, dan mahasiswa bukanlah audiens bayaran yang bisa dicekoki doktrin searah.

Gerakan pembubaran ini adalah alarm keras: benteng intelektual itu masih berdiri kokoh, menolak tunduk pada pelacuran akademik demi syahwat politik kekuasaan.

Perlawanan ini harus dirawat, sebelum kampus benar-benar berubah menjadi kantor humas pemerintah atau menjadi dapur MBG (Maling Berkedok Gizi).

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

  1. Kasihan UGM dirusak manusia laknat. Dimulai dari manusia hina tak berijazah yg ngaku alumnus UGM, ditambah rektornya yg tak berkualitas, tak berintegritas‼️
    Ehhh…ditambah lagi segerombolan manusia pecinta kezaliman bernama TerMul dan TerWo. Termasuk si ANONim (Akal Nol, Otak miNim) yg biasa komen disini.

    1. https://www.facebook.com/share/v/1PbC41cKv7/

      Termul ?

      ini lah cikal bakal generasi awalun TERMUL, perhatikan bagaimana mulut nye begitu ciamik memuja dan memuji sang raja solo , membangun narasi, menjilat suaranya rakyat dengan pujian kepada raja solo. terima kasih abah atas perjuangan mu 🤣🤣🤣

      dan bagaimana mulut dan narasinya sekarang , cukup alasan ini untuk tetap mendukung beliau tetap jadi capres seumur hidup 🔥🔥🔥