Muda. Menjilat

By Tere Liye

Saya tidak paham kenapa sekumpulan mahasiswa ini mendadak nyinyirin sesama mahasiswa lain yang kritis pada pemerintah. Kamu tuh kenapa sih?

Apa sih masalahmu dengan sesama mahasiswa lain? Kalian sama-sama ingin Indonesia maju, kan? Maka, seharusnya kalian bersatu mengkritik pemerintah.

Ini tuh paham nggak konsep negara demokrasi?

Di negara demokrasi, kritik dari masyarakat/mahasiswa itu penting sekali. Dilindungi oleh konstitusi. Bahkan saat pemerintan sudah sempurna hebatnya, kritik tetap penting. Dan namanya kritik, itu tuh bebas. Ada yang kasar, ada yang lembut, ada yang cuap-cuap, ada yang penuh data; tapi mau apapun, di negara demokrasi itu sah dan dilindungi.

BEM Bersatu ini katanya ingin Indonesia bebas korupsi, bukan? Bagus. Sudah cocok dengan teman-temanmu sesama mahasiswa. Maka, fokuslah ke topik tsb. Kritik pemerintah agar terus mau menegakkan hukum, melawan korupsi. Eeh, malah nyinyirin mahasiswa lain.

Seriusan, dipakai dikitlah logika dan nurani kalian. Masih muda begini kok malah menjilat. Saya tahu, di Indonesia, modal menjilat lebih efektif buat jadi pejabat; tapi kehidupan itu punya kehormatan. Harta benda, kekuasaan, toh tidak ada yang dibawa mati.

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

    1. si Penjilat ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan TerMul dan TerWo tetap gak jadi apa-apa. Jadi pengangguran sih iya‼️😂