Seorang netizen di Threads curhat suaminya mengeluarkan modal Rp 2 miliar untuk membangun SPPG.
Namun sayangnya sebelum balik modal, pihaknya harus berurusan dengan pihak yayasan dan oknum TNI yang menitipkan keluarganya untuk menjadi Kepala SPPG.
Menurutnya, Kepala SPPG titipan itu masih berusia 23 tahun dan tidak pernah terlibat dalam manajemen SPPG.
Mirisnya, oknum TNI yang menitipkan keluarganya itu minta jatah Rp 500 perak tiap siswa.







“..blum balik modal sdh dipalak”..
klo ga ad kang palak brati..
Ketika seorang pemimpin tertinggi absurb dan bias dg konsep korupsi, dimana dia mengangkat orang2 dekat, keluarga dan kroni2nya utk memegang jabatan penting di pemerintahan, maka yg di bawah akan semakin menjadi2 …
ini yang dimau kaum 58 persen dongok pekok