

“Kasian. Dulu di era Habibie, bikin pesawat. BPPT sudah bikin pesawat nirawak dan banyak temuan lain. Eijkman pernah melahirkan banyak riset ilmiah fundamental, peta keanekaragaman genetik, dan standar teknologi biomolekuler kelas dunia. Kedua lembaga itu sekarang dah di lebur di BRIN bersama banyak lembaga riset lain. Produk yg kini dibanggakan ke Presiden: sepatu karet!” sentil akun X Ahmad Arif.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah membuat sepatu lokal. Sepatu itu dibuat atas pesanan Presiden Prabowo Subianto. Kepala BRIN, Arif Satria, mengenakan sepatu itu saat diundang Prabowo ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8).
“Ini sepatu BRIN produk lokal, ini Pak Presiden juga pesen, ‘BRIN tolong dong bikin yang bisa menyelesaikan masalah sepatu’,” kata Arif kepada wartawan.
Arif menyebut, sepatu ini diproduksi oleh BRIN Serpong. Bahan sepatu itu terbuat seluruhnya dari karet, harganya pun tak sampai Rp 80 ribu. Nantinya, menurut Arif, sepatu ini akan diproduksi massal. Saat ini, BRIN masih mencari mitra industrinya.
ERA HABIBIE
Pesawat N250 Gatotkaca adalah pesawat pertama buatan Indonesia yang dirancang oleh B.J. Habibie saat beliau menjabat sebagai Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sekaligus Direktur Utama PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN, sekarang PT Dirgantara Indonesia).
B.J. Habibie memimpin proyek ambisius ini demi mewujudkan kemandirian teknologi dan menghubungkan wilayah kepulauan Indonesia lewat jalur udara.
Fakta Utama Pesawat N250 Gatotkaca
- Penerbangan Perdana: Pesawat ini sukses mengudara pertama kali pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas).
- Teknologi Canggih: N250 menjadi satu-satunya pesawat turboprop (baling-baling) di dunia pada masanya yang menggunakan teknologi Fly-by-Wire (FBW), sebuah sistem kendali elektronik digital yang saat itu hanya ada pada pesawat jet besar.
- Kapasitas: Dirancang untuk mengangkut 50 hingga 70 penumpang guna melayani rute-rute penerbangan domestik antarpulau.
Akhir dari Proyek N250
Meskipun sempat menggegerkan dunia penerbangan internasional dan diminati banyak maskapai, proyek ini terpaksa dihentikan akibat krisis moneter Asia tahun 1998. Salah satu syarat bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) saat itu adalah penghentian kucuran dana negara untuk proyek strategis IPTN.







mahal amat. sepatu pantofel full karet bikinan ATT harganya di bawah 50rebu, pabriknya di Mojokerto
Masih mending bikin sepatu berarti ada kemajuan walopun ecek2 ga kaya yg udah2 cuma bisa bikib mbg tai sama meracuni siswa dari sabang sampai merauke
Af nih ada berita jilatan ayo af jgn malas jilat yg mantep biar dapat tai sakebon
ini yg nyinyir pasti kadrun, drun drun kenapa gak ditambahin nyinyiran nya : selain sepatu karet keberhasilan wowo lainnya :
bikin rupiah nyungsep
bikin utang tembus langit
bikin investor kabur
bikin pabrik tau (mbg)
bikin kdmp di kandang jin
bikin pendukungnya guoblog
bikin apalagi yah….. 😛🤣🏃♂️🏃♂️