KH Ma’ruf Khozin: APBN Bukan Kategori Kurban Syar’i

APBN Bukan Kategori Kurban Syar’i

(Oleh: KH Ma’ruf Khozin)

Kurban, sebagaimana ibadah haji, adalah ibadah dari kelebihan harta bagi masing-masing individu Muslim. Namun Kurban adalah kesunahan yang tercukupi bila diwakili oleh salah satu anggota keluarga. Perintah berkurban untuk keluarga ada dalam hadis berikut:

ﻳﺎ ﺃﻳﻬﺎ اﻟﻨﺎﺱ، ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺃﻫﻞ ﺑﻴﺖ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻋﺎﻡ ﺃﺿﺤﻴﺔ

“Wahai Manusia, bagi setiap keluarga dianjurkan untuk menyembelih kurban setiap tahun” (HR Tirmidzi dari Mikhnaf bin Sulaim)

Bagaimana dengan pendapat ulama yang menganjurkan pemimpin agar menyembelih kurban dari Baitul Mal atau Kas Negara?

Setelah saya telusuri ternyata para ulama sedang menjelaskan “berbagi pahala”. Jadi ibarat saya sedekah uang untuk fakir- miskin tapi pahala sedekah ini saya turut sertakan orang tua, kakek-nenek dan sebagainya. Agar mereka juga dapat pahala kebaikan.

Berikut penjelasan Imam Ibnu Hajar:

ﻭﻣﺮ ﺃﻧﻪ ﻳﺠﻮﺯ ﺇﺷﺮاﻙ ﻏﻴﺮﻩ ﻓﻲ ﺛﻮاﺏ ﺃﺿﺤﻴﺘﻪ ﺑﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻭﺃﻧﻪ ﻟﻮ ﺿﺤﻰ ﻭاﺣﺪ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ اﻟﺒﻴﺖ ﺃﺟﺰﺃ ﻋﻨﻬﻢ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﻧﻴﺔ ﻣﻨﻬﻢ ﻭﺃﻥ ﻟﻹﻣﺎﻡ اﻟﺬﺑﺢ ﻋﻦ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻣﻦ ﺑﻴﺖ اﻟﻤﺎﻝ ﺇﻥ اﺗﺴﻊ

Sudah dijelaskan bahwa boleh menyertakan orang lain dalam pahala kurban. Dan bila satu orang berkurban dari satu keluarga maka hal itu sudah mencukupi (dalam menggugurkan kesunahan) tanpa perlu niat. Dan bagi pemimpin diperbolehkan menyembelih untuk umat Islam dari Baitul Mal, jika ada kelebihan harta
(Tuhfah Al-Muhtaj, 367)

Lebih gamblang lagi dijelaskan oleh Syekh Abdul Hamid Asy-Syarwani:

(ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﺃﻥ ﻟﻹﻣﺎﻡ ﺇﻟﺦ) ﻭﻻ ﻳﺴﻘﻂ ﺑﻔﻌﻠﻪ اﻟﻄﻠﺐ ﻋﻦ اﻷﻏﻨﻴﺎء ﻓﺎﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺑﺬﻟﻚ ﻣﺠﺮﺩ ﺣﺼﻮﻝ اﻟﺜﻮاﺏ ﻟﻬﻢ

“Hal ini tidak menggugurkan anjuran menyembelih kurban oleh orang-orang kaya sebab tujuan penyembelihan pemimpin tersebut hanya untuk mengikutsertakan pahala bagi mereka”

*KH. Ma’ruf Khozin adalah seorang ulama muda nahdliyin terkemuka asal Jawa Timur yang dikenal sebagai pakar hadis, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, dan Direktur Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur. Beliau dikenal luas di kalangan umat Islam Indonesia karena keahliannya dalam menjawab berbagai persoalan fikih kontemporer.

***

TAMBAHAN:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. gak cuma pasal hukum dunia yang bisa dicari, hukm akhirat juga diccocoklogi walau akhirnya emang gak cocok, tapi kan khafilah mengingatkan , anj**g berlalu

  2. Cepat keluarkan fatwa GUOBLOKKKK mu hai Anonim Babi guRun alias BabRun ANJING PENJILAT gerombolan TerMul dan TerWo yg tak ada Akalnya‼️🤣