Pas bagi-bagi sapi disebut “Sapi Prabowo”, giliran utang nyebutnya “Utang Negara”

Hari-hari ini,

Ada 1000 lebih sapi Presiden Prabowo yang dibagi-bagikan. Gede sapinya, dahsyat memang. Jadi tontonan, takjub rakyat awam. Bahkan takmir masjid pun bersorak tanpa tahu hakikat sapi-sapi ini.

Lantas, apakah 1000 sapi ini dari duit Presiden Prabowo? Nggak. Pakai APBN, total 100 miliar dihabiskan buat beli sapi-sapi ini. Disebar ke berbagai tempat.

Asyik banget memang pencitraan begini pakai duit rakyat. Rakyat jelata yang polos-polos akan bersorak deh. Dia tidak tahu, itu duit negara. Giliran bagi-bagi sapi pakai nama “sapi presiden”, giliran utang 10.000 triliun, nyebutnya “utang negara”.

Buat takmir masjid, jika kalian terima sapi-sapi model begini, maka tanyakan dengan jelas: duit pribadi pejabat atau APBN/APBD. Termasuk saat bupati, gubernur, pejabat-pejabat lokal berkurban. Karena nyembelih kurban itu harus jelas sumber duitnya dan siapa yang berkurban.

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

      1. Jumlah gerombolan mu yg sebenarnya tak sampai 20% tapi sok ngaku mayoritas. Mayoritas lewat jalan CURANG ya kan hai ANJING PENJILAT Anonim Babi guRun alias BabRun gerombolan TerMul dan TerWo‼️

      2. Dulu waktu Wowo jadi lawan politik Owi,,,
        elu jg disebut “kadrun”,,,
        sekarang lu malah ikutan kayak pendukung-nya Owi…
        L.O.L

        Orang GOBLOK mah bebas aja…
        L.O.L

  1. Kalau berkaitan masalah agama, harusnya KALAU TIDAK TAHU, BERTANYALAH PADA YG TAHU. Supaya tidak ditertaertakan oleh orng yg awam agama sekalipun.

    ITU BUKAN KURBAN, Dongdong !
    TAPI BANPRES BERUPA SAPI.

  2. wowo adalah jenis manusia yg tidak tahu kalo dirinya tidak tahu…persis kayak junjungannya si mukidi gukguk
    Ibarat pepatah malu bertanya sesat di jalan ya ini contohnya