Kabel Transmisi SUTET PLN Blackout Sumatra dan Ijazah Mulyono

✍🏻T Gusmand

Sekilas memang tidak ada hubunganya ya. Tapi ada kok, yaitu “barang bukti”, yang ini dengan cepat di pamerin ke publik, yang ono gak pernah ditunjukin aslinya 😅

Agak janggal memang, kabel itu tugas dan tanggung jawab PLN sepenuhnya dan tidak ada yang melaporin kabel itu ke barescream 😅, tetapi kenapa responnya begitu cepat..?

Diduga untuk menghindari class action dari masyarakat dan tanggung jawab membayar denda ke konsumen dan jadi force majeure, PLN membawa dan memamerin kabel Transmisi 275 KV yang putus itu.

Kabel Sutet 275 KV yang “asli’ itu aksesnya tidak mudah, lokasinya bisa diantara jurang, lembah dan diremote area dan merentang dari tower dengan ketinggian puluhan bahkan bisa sampai ratusan meter. Belum lagi lokasinya tidak bisa dijangkau kendaraan, tanah lempung liat dan basah ditambah cuaca yang buruk semakin menyulitkan akses ke lokasi.

Tetapi PLN bekerja sama dengan barescream dengan sigap dan cepat (+/- dalam tempo 2 hari) bisa membawanya ke Jakarta dan dengan percaya diri yang tinggi di pamerin ke publik.

Tapi ya sudah, kita harus terima dengan lapang dada dan ikhlas, bahwa kabel itu memang asli dan penyebab blackout itu.

Kenapa sampai sekarang (sudah tahunan) barescream tidak melakukan hal yang sama, bekerja sama dengan Pak Mulyono untuk memamerin barang bukti, ijazah yang asli itu..!?
Padahal ijazah itu ringan dan tipis, tidak perlu effort yang berat. Tinggal dipamerin selesai..!

Ditunggu aksi cepatnya Pak Barescream.. !
Kabel SUTET bisa kenapa Ijazah tidak bisa..!? 😅

***

Analisa Om Wawat:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. djingan. kalau telat bayar, pln minta konsumen bayar denda. kalau kejadian kayak gini, oln cuma minta maaf. padahal berapa banyak usaha rumahan, UMKM, bahkan industri yg dirugikan?