Dunia pendakian internasional saat ini sedang diselimuti duka yang sangat mendalam atas berpulangnya sang legenda, Nirmal “Nimsdai” Purja.
Dia telah mencetak sejarah menaklukkan seluruh 14 gunung tertinggi di dunia (di atas 8.000 meter) hanya dalam waktu 6 bulan 6 hari pada tahun 2019 tanpa bantuan oksigen tambahan. Rekor dunia sebelumnya membutuhkan waktu hingga lebih dari 7 tahun.
Prestasi mencengangkan ini diabadikan dalam film dokumenter Netflix yang sangat terkenal, 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Misi Terakhir dan Warisan Sejarah
Pendaki gunung legendaris asal Nepal, Nirmal “Nimsdai” Purja, telah terkonfirmasi meninggal dunia setelah ekspedisinya dihantam longsoran salju (avalanche) di Broad Peak, Pakistan (gunung tertinggi ke-12 di dunia), pada Kamis 30 Juli 2026.
Sebelum insiden terjadi, Nirmal Purja sedang dalam misi besar untuk menjadi orang pertama dalam sejarah yang mendaki seluruh 14 puncak di atas 8.000 meter (Eight-Thousanders) sebanyak dua kali tanpa bantuan oksigen tambahan.
Kabar duka ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak agensi pendakian miliknya, Elite Expeditions, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Detail Tragedi di Broad Peak
- Lokasi Kejadian: Peristiwa ini terjadi di Broad Peak, Pakistan (gunung tertinggi ke-12 di dunia dengan ketinggian 8.051 mdpl). Tepatnya di pegunungan Karakoram.
- Waktu Insiden: Longsoran salju dahsyat menerjang pada hari Kamis, 30 Juli 2026, saat tim berada di ketinggian sekitar 6.600 meter.
- Total Korban: Seluruh anggota ekspedisi yang berjumlah 10 orang dinyatakan tewas. Korban terdiri dari 6 warga Nepal (termasuk Purja), serta masing-masing 1 pendaki dari Pakistan, Oman, Amerika Serikat, dan China.
- Kondisi Evakuasi: Otoritas Pakistan dan tim SAR berhasil melacak posisi para korban menggunakan drone. Namun, proses evakuasi jenazah sangat sulit dan berbahaya karena medan ekstrem yang curam serta tidak adanya sistem helikopter long-line rescue di wilayah tersebut.
Mengapa Ia Disebut sebagai Legenda?

Nirmal Purja bukan sekadar pendaki biasa, ia adalah sosok revolusioner yang mendobrak batas kemampuan fisik manusia di dataran tinggi. Berikut adalah rekam jejak luar biasa yang membuatnya abadi sebagai legenda:
- Rekor Project Possible: Menaklukkan seluruh 14 gunung tertinggi di dunia (di atas 8.000 meter) hanya dalam waktu 6 bulan 6 hari pada tahun 2019. Rekor dunia sebelumnya membutuhkan waktu hingga lebih dari 7 tahun. Prestasi mencengangkan ini diabadikan dalam film dokumenter Netflix yang sangat terkenal, 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
- Pendakian Musim Dingin Pertama K2: Menjadi bagian dari tim beranggotakan sepuluh pendaki Nepal yang mencetak sejarah dengan menyelesaikan pendakian musim dingin pertama yang ekstrem di Gunung K2 pada 16 Januari 2021.
- Latar Belakang Militer Elit: Sebelum menjadi pendaki penuh waktu, ia merupakan mantan anggota pasukan elit Gurkha serta Angkatan Laut Britania Raya (SBS/Special Boat Service).
- Misi Terakhir (Hat-Trick Project): Sebelum tragedi di Broad Peak (gunung tertinggi ke-12 di dunia), ia sedang berada di Pakistan untuk menuntaskan program ambisius menaklukkan 14 gunung di atas 8.000 meter sebanyak dua kali serta Seven Summits sebanyak tiga kali.
Meskipun perjalanan fisiknya telah terhenti, rekam jejak keberanian, dedikasi, serta kontribusi Nimsdai akan selalu menjadi sumber inspirasi abadi bagi komunitas pendaki gunung di seluruh dunia.







orang akan diwafatkan sesuai kebiasaannya…
maka dr itu kerjakan hal2 / kebiasaan yg positif agar meninggal dgn baik ( husnul khotimah)
terus gue harus bilang WOW gtu..?
hati2 lu ..kang cebok presiden asbun 😂😂