Arab Saudi dan 13 negara mitra resmi mengumumkan pembentukan aliansi pertahanan maritim baru bernama Multinational Maritime Defense Alliance untuk mengamankan jalur perdagangan internasional di kawasan Laut Merah, Selat Bab al-Mandeb, dan Teluk Aden dari ancaman blokade serta serangan maritim.
Dilansir Al Jazeera (31/7/2026), pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi keamanan maritim yang berlangsung di Riyadh pada 30 Juli 2026.
Pembentukan aliansi ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman terhadap pelayaran internasional, terutama setelah serangan-serangan yang diklaim dilakukan milisi Syiah Houthi Yaman terhadap kapal dagang dan fasilitas energi di kawasan tersebut.
Berdasarkan deklarasi bersama yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Arab Saudi, berikut adalah 14 negara penandatangan awal yang tergabung dalam aliansi pertahanan maritim ini:
Daftar 14 Negara Anggota Aliansi
- Arab Saudi (Negara pendiri, pemimpin koalisi, sekaligus tuan rumah markas besar aliansi)
- Kuwait
- Bahrain
- Qatar
- Yordania
- Mesir
- Yaman (Pemerintah resmi Yaman yang diakui internasional)
- Turki
- Pakistan
- Bangladesh
- Nigeria
- Sudan
- Djibouti
- Somalia






