Kecelakaan kereta mematikan di Spanyol 68 tewas. Sebelumnya sebuah perusahaan siber Israel merekrut mantan kepala infrastruktur kereta api Spanyol

Sebuah kecelakaan kereta cepat yang tragis terjadi di Provinsi Toledo, Spanyol tengah, pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026, menewaskan sedikitnya 68 orang dan melukai lebih dari 100 penumpang lainnya. Insiden ini merupakan salah satu bencana kereta api terburuk dalam sejarah modern Spanyol.

Detail Kronologi Kejadian

  • Lokasi & Rute: Tabrakan terjadi sekitar 140 km di selatan Madrid, tepatnya di antara kotamadya Mora dan Orgaz (jalur Madrid–Sevilla).
  • Insiden: Kereta cepat milik operator nasional Renfe menabrak bagian belakang kereta cepat milik operator Iryo yang sedang berhenti di lintasan. Benturan keras tersebut membuat beberapa gerbong tergelincir dan terjatuh ke tanggul. Kedua kereta tersebut mengangkut total lebih dari 500 penumpang.

Penyebab Kecelakaan

Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, menjelaskan bahwa tragedi ini disebabkan oleh kombinasi kegagalan sistem komputer dan kesalahan manusia (human error):

  1. Gangguan sistem komunikasi komputer sempat memicu sinyal merah otomatis, yang membuat kereta Iryo di depan berhenti demi keselamatan.
  2. Pasca-kegagalan sistem tersebut, pusat kendali lalu lintas kereta di Madrid mengambil keputusan keliru secara manual dengan memberikan otorisasi kepada masinis Renfe untuk tetap melaju, terlepas dari adanya sinyal merah aktif.

Dampak dan Reaksi

  • Duka Nasional: Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, langsung meninjau lokasi kejadian dan menyatakan bahwa seluruh wilayah Spanyol tengah berkabung.
  • Politik: Mengingat kecelakaan terjadi satu bulan menjelang pemilu nasional, sebagian besar partai politik besar di Spanyol langsung menangguhkan kampanye pemilu mereka sebagai bentuk penghormatan bagi para korban.
  • Krisis Keamanan Kereta: Publik kini menyoroti ketat standar keselamatan transportasi karena ini merupakan kecelakaan kereta cepat fatal kedua di Spanyol sepanjang tahun 2026, setelah tabrakan serupa pada bulan Januari lalu di Adamuz yang menewaskan puluhan orang.

Laporan lengkap serta video situasi terkini pasca-evakuasi dapat Anda lihat di liputan langsung BBC News atau pembaruan berita dari CNN.

***

“Kecelakaan kereta maut di Spanyol terjadi menyusul kegagalan keselamatan yang krusial.

Sebelumnya, Netanyahu sempat memperingatkan Spanyol bahwa mereka akan “menanggung akibatnya” karena bersikap menentang Israel.

@grok, apakah sebuah perusahaan siber asal Israel merekrut mantan kepala infrastruktur perkeretaapian Spanyol?”

Grok: Ya. Isabel Pardo de Vera, mantan presiden Adif (PT KAI nya Spanyol -red) sekaligus sekretaris/wakil menteri transportasi Spanyol, bergabung dengan dewan penasihat Cylus—perusahaan keamanan siber perkeretaapian asal Israel—pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *