Horror di Dubai

Polisi Dubai memukuli 15 warga negara asing di penjara karena mengambil foto/mendokumentasikan serangan rudal Iran.

Sebagian besar dari mereka berasal dari Inggris, Australia, dan Kanada.

Inilah kenyataan yang memprihatinkan.

Pihak berwenang menargetkan daerah-daerah tempat tinggal warga asing.

Para petugas mendatangi rumah-rumah secara acak dan meminta ponsel mereka.

Jika mereka menemukan foto-foto/video rudal yang dibagikan dengan keluarga, mereka akan dipenjara.

Warga negara asing ini tidak mendapatkan persidangan yang adil.

Mereka tidak diperbolehkan memiliki pengacara.

Mereka tidak diperbolehkan menghubungi kedutaan mereka.

Mereka akan dipenjara minimal 2 tahun.

Sebenarnya, orang-orang ini dipukuli hanya karena mengambil foto.

Para korban mengatakan mereka sedang disiksa.

Namun, bantuan belum juga datang.

Sumber: The Sun, Inggris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Kan Sedulurnya MBS. Dengan perlakuan ini UEA sedang menggali kuburannya sendiri. Tidak ada lagi orang Asing Expatriat yang mau menetap di Dubai kecuali terpaksa. FYI Asal tahu aja dari 11 juta penduduk UEA, 10 juta nya adalah orang Asing