Muhammad Hadziqil Fahimi adalah salah satu santri berprestasi menonjol dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur.
Beliau pernah meraih prestasi sebagai Juara 1 Lomba Baca Kitab tingkat Provinsi pada ajang internasional festival MFA (Mahrajan Fanni Arabi) 2023 yang diselenggarakan pada bulan Desember 2023.
Beliau berhasil Menghafal Al-Qur’an dalam 4 Bulan.
Plus Hafal 10 Kitab:
- Nazham Zubad (1000 bait)
- Qowaid Fiqhiyah (500 bait)
- Jauhar Tauhid (140 bait)
- Alfiyah Ibnu Malik (1000 bait)
- Tahrir Fi ilmi Tafsir
- Musthola Hadist
- Jauhar Maknun (290 bait)
- Lubbul Usul
- Sullam Munawraq (140 bait)
- Bulughul Maram (1300 hadis)
Sejarah Pondok Pesantren Sidogiri, Salah Satu Pesantren Tertua di Indonesia

Pondok Pesantren Sidogiri adalah pondok pesantren yang terletak di Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur.
Pondok Pesantren Sidogiri didirikan pada tahun 1745 awal abad ke-18, menjadikan Sidogiri sebagai salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia.
Pondok Pesantren Sidogiri didirkan oleh Sayyid Sulaiman dengan bantuan Kiai Aminullah, santri dan menantu Sayyid Sulaiman.
Mengutip situs resmi Pondok Pesantren Sidogiri, Sayyid Sulaiman dikenal sebagai seorang Sayyid asal Cirebon, yang memiliki garis keturunan Rasulullah dari nasab Basyaiban dan cucu dari Sunan Gunung Jati.
Sayyid Sulaiman merupakan putra dari pasangan Sayyid Abdurrahman yang merupakan seorang perantau dari Tarim Hadramaut Yaman, dan Syarifah Khodijah yang merupakan seorang putri Sultan Hasanuddin bin Sunan Gunung Jati.
Sayyid Sulaiman meratakan hutan belantara yang tak pernah didatangi oleh manusia dan dihuni oleh banyak makhluk halus, selama 40 hari. Beliau mengubah wilayah Sidogiri menjadi tanah yang lapang.
Lalu, Sayyid Sulaiman membangun sebuah pondok pesantren dengan bantuan Kiai Aminullah. Aminullah adalah seorang santri sekaligus menantunya yang berasal dari Pulau Bawean.

Pimpinan Pondok Pesantren Sidogiri sejak berdiri hingga saat ini:
- Sayyid Sulaiman (1745 M)
- KH Aminullah (pertengahan abad ke-18 M)
- KH Mahalli (sekitar akhir abad ke-18 M)
- KH Abu Dzarrin (sekitar awal abad ke-19 M)
- KH Noerhasan bin Noerkhotim (sekitar awal sampai dengan pertengahan abad ke-19 M)
- KH Bahan bin Noerhasan (sekitar pertengahan abad ke-19 sampai dengan awal abad ke-20)
- KH Nawawie bin Norhasan (awal abad ke-19 M)
- KH Abd. Adzim bin Oerip (awal abad ke-19 M)
- KH Abd. Djalil bin Fadhil (awal abad ke-19 sampai dengan 1947)
- KH Cholil Nawawie (1947 M)
- KH Abd. Alim Abd. Djalil (21 Ramadan 1978 M)
- KH A. Nawawie Abd. Djalil (28 Dzul Qadah 1425 H/2005 M)
- KH Fuad Noerhasan (2021-sekarang)
Sumber:
- https://sidogiri.net/sejarah/
- https://www.detik.com/jatim/berita/d-6978496/ponpes-sidogiri-pasuruan-salah-satu-pondok-pesantren-tertua-di-indonesia







Yaman memang besar kontribusinya terhadap islamnya negeri ini , pendiri pesantren ini salah satunya. Pantas saja para pembenci islam tidak suka dgn yaman , sampai2 salah seorang putra bangsa terbaikpun dibenci karena keturunan yaman. Sudah bisa ditebak siapa mereka para pembenci itu kan ?
masyaallah tabarakallah 👍
Yg benci yaman binatang munafik yg sangat tercela kaya af