Cacat Dalam Pikiran
Korban keracunan MBG terus bertambah. Data-data yang masuk tidak saja mengindikasikan bahwa keracunan itu berkurang tapi tampaknya malah meningkat.
Mengapa ini terjadi?
(1) Banyak orang meletakkan kesalahan pada manajemen SPPG. Itu hanya sebagian penyebab. Desain MBG memang adalah untuk mencari untung para investor. Karena rancangannya adalah mencari untung maka para investor ini berlomba untuk menekan harga.
MBG menjadi bisnis yang menguntungkan. Ia hanya bergizi untuk para investor.
(2) Soal kedua, seperti program dan kebijakan pemerintahan Prabowo lainnya, pengawasan hampir tidak ada. Kalaupun ada, sangat lemah. Program-program ini bersembunyi di balik ketiak nasionalisme atau moral agama.
(3) Soal ketiga adalah transparansi. Kita jarang mendengar siapa menjadi pemilik SPPG yang bermasalah kan? Juga para pemilik lainnya. Tanpa informasi tentang pemilik sangat sulit untuk meminta pertanggungjawaban.
Para pemilik SPPG adalah orang-orang sakti. Mereka dilindungi. Karena sebagian besar dari mereka adalah kroni-kroni rejim.
(4) Soal keempat adalah kepala BGN. Sudaryono jelas tidak mampu. Dia pintar berkata-kata namun tidak ada kekuatannya. Saya kira tidak ada yang takut dengan Sudaryono.
Saya paham, dia harus menghadapi pemain-pemain besar. Dukungan politik dari Presiden saja tidak cukup. Dan kemampuan politiknya juga belum sampai ke sana.
Sudaryono masih seorang Letkol yang harus mengerjakan pekerjaan jendral senior macam Luhut Panjaitan. Kalau kita mau realistis, BGN harus dipimpin oleh orang sekaliber Luhut.
Walaupun saya kira, keberhasilannya juga kecil. Artinya, bahkan orang se kaliber Luhut sekali pun tidak akan mampu mengkomando BGN.
Desain program ini sudah cacat dari sejak dalam pikiran. Ia tidak mau melibatkan para stakeholder yang paling berkepentingan: sekolah, komunitas, birokrasi, dan lembaga-lembaga pengawas.
Lalu bagaimana jalan keluarnya? Menurut saya, Sudaryono harus mundur, BGN harus dibubarkan, dan kalau mau ada program makanan bergizi maka itu harus ada desain yang sama sekali baru.
Kalau tidak, korban akan terus berjatuhan. Sampai kapan akan terus begini? 








cacat pikir itu efek pernah sakit tipes gegara makan arem-arem basi
Sumber biang kerok nya itu cacat pikir nya wowo.
Salah satu sumber problem bangsa adalah oposan fomo semacam anda yg ga mampu berfikir runut. Mampu nya hanya berfikir apa yg nampak depan mata.
Londo ireng demen banget membakar semangat orang2 fomo
londo ireng itu moyangnya bowo, udah lama dikubur
Mungkin lu juga termasuk. mang lu ga nanya ke kakek lu
kaga ye, moyang gw ga ada satupun yg jadi pegawai londo. emangnya bowo 🤣
kl bukan pengawal, mungkin jadi keset londo kali ..
Anonim ANJING KURAP TerWo tetap bertahan kalau MBG itu program terHEBAT dari junjungan sekaligus sesembahannya si mbah GendruWO Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon untuk tujuan menyehatkan anak Indonesia. Kalau ada yang korupsi itu adalah OKNUM
Hdeehhh…kalau orang netizen pintar mengingatkan gerombolan MISKIN, BODOH seperti si Anonim TerWo ini memang gak akan masuk dalam otaknya…ngoahahaha…😂
jangankan ngasih santunan , orang pusat yg jenguk aja ga ada
harusnya pak wowo jadi presiden di 2019 saya pikirannya masih lurus dan tajam . Skg jelas udah beda, mungkin faktor U terutamanya, dan mungkin juga dperparah dengan lingkungannya juga..emang udah nasib warga indon keknya
MBG itu usaha negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau ada keracunan bukan stop makanan nya, perbaiki kualitas makanan nya
Penjajah dan londo ireng mau nya indonesia tetep bego, makanya disini banyak oposan fomo
mana perbaikannya, kok masih banyak kasus, bahkan ribuan hanya selama awal september ini? knp pula ngga ada yg dipenjara? ngga bisa jawab kan lu
hanya org goblok yg bilang kecerdasan dicapai lewat makanan
Contoh orang kurang gizi. Otak ga sampe untuk berpikir menyeluruh
Peningkatan SDM ada 2 hal : pendidikan dan gizi
pendidikan tetap nomor satu. jaman dulu banyak org melarat & kelaparan tapi rajin belajar, toh jadi org pintar nan sukses. lha jaman skrg anggaran mbg udah jumbo, jd pinter blmntentu, tp ribuan kasus keracunan udah terjadi. inisiator ama buzzernya tetep denial nolak fakta
tuh d atas ada yg nanya, knp ribuan kasus keracunan mbg ngga ada yg dipenjara? jawab dong
Berarti usaha yg menyajikan makanan baik warteg, resto, katering pabrik, nikahan juga bisa di pidana jika ada kasus keracunan
ga cukup dengan boikot atau ganti katering ?
gini ye, org lapar yg rajin belajar ttp bisa jadi pinter. org makan gajelas kandungan gizinya, g jelas keamanan pangannya, trus situ bilang bikin pinter? muntaber yg ada 🤣🤣🤣
berapa % kemungkinan orang lapar dan rajin belajar bisa jadi pinter
berapa % kemungkinan orang kagak lapar dan rajin belajar bisa jadi pinter
Yono…Yono…Kesian ni bocah dusun.
kalo perhatikan hidungnya yang kembang kempis itu…. aku sudah ga percaya.. biasanya pembohong besar .