PASUKAN KHUSUS ISRAEL DENGAN DIBANTU PARA KOLABORATOR (LONDO IRENG) GAGAL DALAM OPERASI PENCULIKAN TERHADAP TOKOH SENTRAL HAMAS DI GAZA PADA 1 SEPTEMBER 2026 KEMARIN.
OPERASI MEREKA TERBONGKAR, TERJADI PERTEMPURAN, Mu’in al-Arabid SEORANG PERWIRA POLISI GAZA YANG ADA DI LOKASI MELAKUKAN PERLAWANAN DAN AKHIRNYA DICULIK ISRAEL, ISTRINYA SYAHID SETELAH IKUT BERTEMPUR, SEMENTARA 3 ORANG AGEN ISRAEL (LONDO IRENG) BERHASIL DITANGKAP PASUKAN HAMAS.
Pernyataan Nomor (1) mengenai Agen yang Ditahan Selama Penanganan Operasi Penculikan Tokoh Sentral:
👉 Selama penanganan operasi penculikan tokoh sentral pada tanggal 1 September 2026, tiga agen pendudukan ditangkap, termasuk seorang wanita.
👉 Barang bukti yang disita mengungkapkan bahwa agen-agen pendudukan yang ditahan tersebut menyamar sebagai lembaga bantuan internasional, dengan tujuan memudahkan pergerakan di wilayah tersebut dan mengumpulkan informasi.
👉 Berdasarkan keterangan para agen dan hasil penyelidikan awal, pasukan khusus Israel tersebut tiba di lokasi operasi hanya beberapa jam sebelum identitasnya terbongkar, dan tidak memiliki kehadiran sebelumnya di tempat tersebut.
👉 Salah seorang agen menyatakan bahwa pertempuran antara petugas yang diculik, Mu’in al-Arabid, dengan pasukan khusus tersebut mengungkap identitas pasukan itu, yang menyebabkan kepanikan dan kebingungan di antara anggotanya, sehingga komandan operasi terpaksa meminta bantuan dan mengevakuasi pasukan secara segera.
(Dilaporkan oleh Jurnalis Gaza أحمد حمدان di X)








wes di dor aja mereka
londo ireng pantas dibumihanguskan
umayan si “londo ireng israel” yg ditangkap bisa untuk “bargaining” pembebasan tawanan
Palestina di penjara israel.