Aktor Guy Pearce menyatakan di X bahwa ia merasa “muak dengan orang-orang Israel”

Aktor Guy Pearce mengatakan di X:

“I’ve never been so disgusted by a group of people in my life as I am by Israelis. Everyday I witness their utter disregard & disdain for Palestinian life. It is shameful & sets humanity further backwards with every vile act like this.”

“Seumur hidup saya, belum pernah saya merasa begitu muak terhadap sekelompok orang sebagaimana saya merasa muak terhadap orang-orang Israel. Setiap hari saya menyaksikan betapa mereka sama sekali tidak memedulikan dan bahkan meremehkan nyawa warga Palestina. Hal ini memalukan dan semakin memundurkan nilai-nilai kemanusiaan dengan setiap tindakan keji semacam ini.”

Guy Edward Pearce adalah seorang aktor dan musisi ternama asal Australia kelahiran Inggris yang dikenal berkat kemampuan aktingnya yang sangat serba bisa. Ia sukses membangun karier cemerlang baik di industri film Hollywood maupun sinema domestik Australia. Ia telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk sebuah Primetime Emmy Award serta nominasi di ajang Golden Globe Awards dan BAFTA.

Film terkenalnya: Memento (2000), L.A. Confidential (1997), The King’s Speech (2010), Iron Man 3 (2013).

Guy Pearce, secara vokal menyatakan dukungannya untuk Palestina dan secara konsisten memanfaatkan penampilannya di karpet merah untuk menyuarakan krisis kemanusiaan di Gaza.

Berikut adalah beberapa bentuk aksi dan pernyataan yang pernah dilakukan:

  • Sematkan Pin “Free Palestine”: Ia mengenakan pin bergambar merpati putih bertuliskan “Free Palestine” di karpet merah Oscars 2025 serta berbagai ajang penghargaan lainnya.
  • Gunakan Pin Bendera: Pada Cannes Film Festival 2024, ia mengenakan pin bendera Palestina. Pin ini sempat menuai kontroversi setelah media Vanity Fair France ketahuan menghapusnya secara digital lewat Photoshop dari foto rilis mereka.
  • Kritik Industri Hiburan: Ia menyerukan kepada sesama figur kreatif di industri film untuk menggunakan platform mereka guna menyuarakan situasi kemanusiaan di Gaza.
  • Kritik Keras Pemerintah Israel: Melalui akun media sosialnya dan wawancara media, ia mengecam tindakan pemerintahan Benjamin Netanyahu dan menyoroti penderitaan warga sipil di Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar