Kasus keracunan massal ratusan santri akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, 1 September 2026.
Curhatan santri soal keracunan MBG:
- Ahsan salah satu santri selamat dari keracunan
- karena kebetulan gak makan jatah MBG siang itu
- MBG dateng ke Ponpes sekitar jam 11.30
- Santri mulai makan bareng sekitar jam 13.00
- Menu yang disajikan hari itu telur dadar sama sayur
- Gejala mulai muncul abis salat Asar
- Temen Ahsan ngeluh sakit perut & bolak-balik ke kamar mandi
- Ketua asrama Ferdiansyah bilang laporan keluhan mulai numpuk sekitar jam 16.00-16.20
- dari jenjang Mts & MA
- Dari total 1.000 santri yang dapet MBG, 431 orang harus dirawat di 7 rumah sakit berbeda
- Kasus ini tidak cuma kena Ponpes Manba’ul Hikam
- tapi juga sekolah lain seperti disampaikan Wagub Jatim Emil Dardak







PROGAM LEBIH BANYAK MUDHARAT NYA daripada MANFAATNYA…
1) SARANG BARU UNTUK KORUPTOR
2) SUMBER KERACUNAN
3) MENGGERUS DANA PENDIDIKAN
program pembawa bencana
mbg adalah definisi sesungguhnya dari istilah “junk food”
presiden dan wapres pura2 buta
ga ada satupun yg jenguk
vangke emang
Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat
Hehheheeee….para terwo…..lagi nyusun kalimat bijak….heheheehe
Curhatan Wowok (si gembrot tolol inkompeten):
“Setelah sekian banyak keracunan makanan dan korupsi MBG, ketololanku dalam menghancurkan bangsa, mereka tetap tidak mau menghargaiku. Ah.. dasar Antek Asing.”
goblok sih pemimpin pesantrennya..ga punya keberanian nolak mbg.
sebaiknya memang program beracun ini, tetap dilanjutkan, sekian (saya terpaksa piara ayam, agar mbg anak saya tidak mubazir)
beruntung bagi yg gak dukung Prabowo,,jadi gak harus nanggung rasa malu skala nasional dan internasional..malu maluin…
ya tetep malu gan, kan yg jadi tajuk utama negaranya bukan presidennya