Ustadz Abdul Somad (UAS) dengan tegas menolak memimpin shalat Istisqa (shalat meminta hujan) saat terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) karena bencana tersebut bukan disebabkan oleh faktor alam atau kekeringan murni, melainkan akibat ulah jahat manusia yang sengaja membakar lahan.
Sikap ini disampaikan langsung oleh UAS dalam beberapa ceramahnya, termasuk saat mengisi kajian ilmiah di Mapolda Riau. Berikut adalah alasan mendalam di balik keputusan UAS:
- Pelaku Pembakaran Ikut Shalat: UAS merasa ironis jika harus memimpin doa meminta hujan sementara orang-orang atau korporasi yang merusak alam dan memicu kebakaran tersebut juga ikut berdiri di barisan shalat tanpa rasa bersalah.
- Bencana Akibat Tangan Manusia: Shalat Istisqa ditujukan untuk memohon rahmat saat kekeringan alami melanda. Menurut UAS, karhutla adalah kejahatan fatal akibat keserakahan manusia, bukan siklus alam murni.
- Kejahatan Kemanusiaan yang Luar Biasa: UAS menilai pembakaran hutan jauh lebih berbahaya dibanding kejahatan lain. Asap karhutla membuat jutaan masyarakat, termasuk bayi dan anak-anak, menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
- Solusinya adalah Penegakan Hukum, Bukan Ritual: Menurut pandangan moral dan spiritual UAS, mengatasi kebakaran akibat ulah manusia tidak cukup dengan ritual keagamaan saja. Langkah paling tepat dan adil adalah melalui penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku dan perusak lingkungan.
- Menghindari Salah Sasaran: UAS juga menyoroti beban moral imam. Jika hujan tidak kunjung turun setelah shalat dilaksanakan, sering kali masyarakat justru menyalahkan atau meragukan ketulusan imam dan khatib yang memimpin, padahal masalah utamanya ada pada dosa perusakan alam yang belum diselesaikan.








manusia itu sbagian dunia sbagian akhirat.. itulah jg sebabnya klo ekonomi lg susah.. lihat jg bgmn kbijakan ekonomi pmerintahnya sbage pnyelenggara negara.. ga bisa langsung brargumen rizqi sudah ad yg ngatur sbage jawaban yg pasti..!!
mau menegakkan hukum kyk apa orang pengusaha sdh main duit
Junjungannya TerMul dan TerWo BabRun beserta oligarki yang merusak negeri ini. Kok enaknya rakyat yang diminta untuk kerja keras bayar pajak, suruh sabar atas upah jahat mereka dengan tidak mau dikritik. Sungguh makhluk yang tak beda dengan BINATANG mereka itu. Ya kan Anonim TerWo alias Akal Nol, Otak miNim Ternak GendruWo Wowo⁉️
Ups lupa lagi, kok aku nanya ke makhluk yang GUOBLOKKKKnya sejak lahir‼️😂😜😝🤣
berdoa boleh pak ustadz, soalnya doa ente sakti doain wowo jd presiden terkabulkan
UAS memang pernah mendoakan wowo agar bisa memimpin dengan amanah, tapi sepertinya wowo gagal meresapinya!
kadrun najis emang gitu, suka pura2 lupa kalo di 2019 rela mati syahid demi wowo! 🤣🥰
lho orang itu dinamis ..kalo dia orang sdh berubah jd otoriter ya ngapain didukung 😂😂
Alhamdulillah berkat doa pak ustad wowo jadi presiden, ingat gak drun? paham drun?
sepertinya wowo sudah kena guna-guna wiwi! dah ga mempan sama doa-doa biasa, harus doa rukiah! 🤣
Yee…. tapi engga dari hasil pilpres curang 😂😂
Prabowo itu saat mendapat amanah dari rakyat untuk maju sebagai capres hasilnya gagal.
NAMUN saat Prabowo berkhianat dan merapat dan menunduk ke Jokowi, Prabowo berhasil menjadi presiden RI, namun harus tersandera kasus shg harus mengikuti dan patuh pada agenda dan kemauan rezim Jokowi.
Kalau nasi yg lezat sudah berubah menjadi tai (kotoran manusia), apakah masih akan kita makan juga ?
Begitu pula dalam mendukung seseorang, jika sudah tidak amanah, melenceng jauh dan malah berkhianat, tentu sudah tidak layak untuk didukung lagi bukan ?
Itu kan doa 2019 LoL (kesot tolol)
2024 wowo jadi itu lain cerita
itu hasil kongkalikong tipu-tipu
Maa Syaa Allaah…
Mantaabh UAS
BarokAllaahu fiik…