BANGSA MISKIN MENGHINA MALAYSIA

Buat kalian yang masih suka menghina Malaysia,

Yuk, mulailah ngaca.

Cari cermin yang besar, lantas ngaca di sana. Biar sadar diri, Indonesia itu kebanting sekali dengan Malaysia.

Di sana, hanya ada 1% penduduknya yang miskin. Dengan standar Bank Dunia loh ya. Sementara di Indonesia 60% miskin. Kalau pakai standar BPS? Wah wah, di Malaysia nyaris nol miskin.

Artinya apa?

KITALAH BANGSA MISKIN-nya.

Sudahlah miskin, bego-bego pulak. 50% penduduk dewasa kita hanya tamatan SMP. Itulah kenapa saat kamu lihat Tik Tok, facebook, banyak nemu netizen menjilati pejabat-pejabat, karena 60% diantaranya bego+miskin. Dan orang-orang ini nggak nyadar betapa bego+miskin. Dia tetap jilatin pejabat.

Kalian mau ikutan kelompok ini? Nggak kan?

Maka, ayo, mari berjuang bersama-sama. Pejabat-pejabat itu tidak peduli sama kita. Mereka cuma sibuk mikirin keluarga dan kelompoknya, sibuk persiapan 2029. Kitalah yang harus berjuang memperbaiki nasib keluarga kita.

Dimulai dari mana? Mulailah dari menyadari bahwa kita: bego+miskin. Negara kita yang besar ini, yang hebat ini, sesungguhnya kebanting sekali dibanding Malaysia. Apalagi dibanding Singapura.

Nah, setelah nyadar, ayo, didik anak-anak kita agar sekolah setinggi-tingginya. Jangan habiskan waktu jilatin pejabat, baperan saat mereka dikritisi. Mulai kerja keras. Tingkatkan kemampuan. Produktif. Karena pada akhirnya, nasib keluarga kita itu tergantung kita.

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 komentar

  1. ada jg bangsa kismin dari suatu gurun di negri sunagakure merasa lebih dari fribumik desa konoha, lebih aneh bin ajaibnya ada fribumik konohagakure yg menghamba ke org2 sana

  2. kalau dibilang bangsa miskin gak lah ya itu asumsi tanpa basis fakta, mungkin harus dilihat kategori indonesia sebagai negara menengah bukan negara miskin, biasakan bicara dg fakta bukan pakai perasaan

  3. benci, menghina, mengolok Malaysia itu produk pninggalan orde lama rezim Soekarno zaman komunis..!! masi aj dipelihara ama gen skarang y kerna sesuai isi artikel bodoh+miskin..!!

    harapannya, gen slanjutnya bisa diprbaiki “kesehatan cara berfikirnya”..!! coz ntar mreka yg akan mlanjutkan khidupan, baik sbage rakyat biasa, profesional ampe politisi yg mengelola negara..!!

    jd rakyat pinter, pmimpin pinter, negara makmur, rakyat hidup brkecukupan, slebihnya kaya raya jg dermawan..!!

  4. orang bijak mengatakan : “padi semakin berisi semakin merunduk” KH HASYIM ASY’ARI pernah berpesan : “seseorang disebut alim selama ia terus belajar, ketika merasa sudah alim , saat itulah ia bodoh”.

    bagaimana mungkin orang bodoh disuruh belajar, karena sudah merasa alim. begitu pula kalau kita jalan² ke mal, mereka kebanyakan orang miskin yang sedang refreshing, mereka ga belanja. orang kaya belanjanya tinggal pencet HP tat tet tot tat tet tot, pembayaran transfer (VA) atau QRIS.

    untuk mensejahterakan rakyat dan mengangkat derajat Konoha utama nya diperlukan pemimpin yang amanah, bukan pemimpin yang membuat Monumen kebodohan.