Bocor Alus Tempo ‘bocorkan’ bau anyir demo 27 Agustus

Tumben-tumbennya Bocor Alus Politik-nya Tempo membocorkan apa yang akan mereka siarkan. Ini di luar kebiasaan. Tentu ada yang istimewa sekali. A bombshell.

Dari laman Instagram Bocor alus Tempo, ada tiga temuan yang akan dibahas dan disiarkan Sabtu jam 11 pagi.

1) Pertama adalah AMPB (Aliansi Masyarakat Pati Bersatu) sudah bertemu dengan pimpinan DPR sehari sebelum demo. Ingat, mereka ‘istirahat’ pada tanggal 26 Agustus di Ciganjur?

2) Kedua, pada pertemuan dengan Dasco, Presiden Prabowo ditelpon dan pimpinan AMPB bicara dengannya.

3) Ketiga, ada orang-orang Gerindra datang ke Pati dan mendorong para aktivis lokal ini ke Jakarta untuk berdemo.

Pada tanggal 27 Agustus malam saya menulis “Memo” tentang gerakan. Saya memang melihat banyak hal yang aneh dari gerakan ini. Saya berusaha untuk memahami gerakan lokal, yang awalnya adalah gerakan anti pajak ini, datang ke Jakarta. Sorotan saya yang utama adalah absennya dukungan dari gerakan-gerakan lain, termasuk dari kalangan kelas menengah urban dan kelompok organisasi masyarakat sipil (NGO).

Memang bisik-bisik kencang sekali sekitar seminggu menjelang demo 27 Agustus ini. Ada anjuran untuk tidak bergabung karena ada ‘permainan elit-elit politik’ dibalik demo ini.

Kalau ceritanya seperti temuan Tempo ini, jelas dugaan sebelumnya itu terbukti.

Namun apapun itu, gerakan Pati ini menangkap imajinasi banyak orang. Ada harapan bahwa mereka akan menggerakan perubahan. Saya sendiri berharap bahwa gerakan ini akan menjadi besar — kawan-kawan dari Pati ini tidak berkompromi dengan para elit-elit politik manapun.

Saya berharap mereka membangun koalisi. Biarlah mereka yang memegang kendali pimpinan. Pasti akan banyak organisasi yang akan mendukung dan lebih banyak lagi rakyat akan datang.

Itu tidak terjadi. Gerakan ini kempes dan rupa-rupanya memang menjadi alat untuk mengempeskan.

Para elit politik rupa-rupanya menghidupkan kembali taktik lama. Taktik yang seperti lagu Metallica, “Fight Fire with Fire.” Melawan api dengan api. Melawan demo dengan demo. Dahulukan membajak demo untuk mencegah demo yang sebenarnya.

Saya melihat beberapa aktivis Pati ini berusaha tampak seperti suara moral. Di sebuah acara komedi omong kemarin, saya lihat salah satu dari mereka dengan fasih mendudukkan diri sebagai rakyat dari daerah yang menuduh orang-orang Jakarta sebagai lembek. Perjuangan anti korupsi adalah milik mereka.

Saya paham akan pengobaran semangat seperti itu. Namun di sisi yang lain, semangat itu murah dan mudah. Punya semangat itu penting. Namun punya pikiran yang dingin, yang membutuhkan intelektualisme yang dalam, itu juga sangat penting. Jalan keadilan itu seringkali berliku, panjang, dan tidak heroik. Dia juga mahal!

Dalam retrospeksi, saya melihat bagaimana para politisi dan penguasa ini tampaknya ingin mempertahankan kekuasaannya secara habis-habisan. Mereka melawan demo dengan demo. Mereka menghadapkan warga dengan warga. Mereka menghadang kritik dengan buzzer dan hoaxes.

Namun satu hal yang mereka tidak bisa kontrol: bahwa pemerintahan ini sangat tidak populer. Bahwa presiden ini juga sangat tidak populer. Bahwa pemerintahan ini gagal men-deliver apa yang mereka janjikan. Bahwa program-program mahal yang dikerjakan oleh pemerintahan ini menjadi sarang korupsi.

Bisa jadi, ini akan menjadi upaya menegakkan benang basah. Semua taktik sudah mereka lakukan. Dan kayaknya tidak akan berhasil karena ini adalah administrasi pemerintahan yang buruk dan gagal!

Link untuk ‘bocoran’ Bocor Alus Tempo:

https://www.instagram.com/reels/Dc3ofHIBCN1

(MADE SUPRIATMA)

https://www.facebook.com/reel/1062337959745086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. dari pihak lain menuding keterlibatan “kabinet bayangan” dan provokator awalnya “survey SMRC”. sehebat apa APMB atau hanya sebatas alat gebuk?

    kalau polri ga bisa menemukan aktor intelektual (dari luar), dapat dipastikan aktor intelektual dari dalam. MESRA TAPI SALING GEBUK

    1. Ngoahahaha…si GUOBLOKKKK Judi Belingham ST, M.Si (Semakin Tolol, Makin Sinting) masih juga GUOBLOKKKK gak Paham‼️
      eh lu dan gerombolan lu kan sudah aku sarankan untuk sekolah lagi ambil paket A, B atau C sana biar pintar. Tapi ternyata aku salah. Kalian semuanya memang sejak terlahir dalam keadaan GUOBLOKKKK‼️ngoahahaha…😂😜🤣😝