Warga Gaza: Terima kasih Lamine Yamal 🇵🇸, Satu momen yang akan abadi selamanya dalam sejarah

Warga Gaza menuliskan tentang Lamine Yamal yang mengibarkan bendera Palestina saat parade perayaan Barcelona yang memenangkan juara La Liga.

“Bagi sebagian orang, itu mungkin tampak seperti gestur sederhana, tetapi di sini di Gaza, itu menyentuh hati dengan cara yang tak bisa dijelaskan oleh kata-kata. Terima kasih, Lamine Yamal. Dari Gaza, kamu dicintai lebih dari yang kamu tahu,” tulis Muhammed Akram, seorang mahasiswa Palestina di Gaza.

Warga Gaza yang lain akun X Haitham in Gaza @HaithamElmasri1 menuliskan:

Hanya 14 detik… namun itu sudah cukup untuk membuatku menangis tersedu-sedu.
Satu momen yang akan abadi selamanya dalam sejarah, dikenang sebagai salah satu momen paling manusiawi yang disaksikan dunia.

Selama parade perayaan Barcelona setelah memenangkan La Liga, bendera Palestina dikibarkan tinggi-tinggi, berkibar di hadapan mata seluruh dunia… seolah-olah dunia akhirnya berkata kepada kita: kami melihatmu, kami mendengarmu, dan kau tidak sendirian dalam penderitaan ini.

Aku tidak bisa menggambarkan sepenuhnya apa yang kami rasakan saat melihat orang-orang yang masih berani menyuarakan kebenaran, dan berdiri di sisi suatu bangsa yang menanggung salah satu genosida paling mengerikan dalam sejarah modern.

Terima kasih kepada semua orang yang mendukung kami, semua orang yang berbicara untuk kami, semua orang yang menolak diam dan memilih kemanusiaan sebagai gantinya.

Kalian tidak bisa membayangkan betapa berartinya cinta ini, perhatian ini, dan solidaritas ini bagi kami… perasaan bahwa kami masih berarti di dunia ini.

Dari jantung Gaza…
Terima kasih dari kedalaman hati kami.
Terima kasih karena membuat kami merasa bahwa kami tidak sendirian.

Terima kasih, Barcelona 🤍
Terima kasih, Spanyol 🇪🇸
Dan terima kasih kepada setiap hati yang masih berdetak dengan kemanusiaan.❤️

Bintang sepak bola Spanyol Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina dalam parade bus terbuka Barcelona setelah kemenangan mereka di La Liga.

Pemain berusia 18 tahun itu memegang dan mengibarkan bendera Palestina berukuran besar ketika juara baru Spanyol itu berinteraksi dengan ribuan penggemar Barca yang memadati jalan-jalan ibu kota Catalonia pada Senin (11/5/2026), beberapa jam setelah kemenangan 2-0 di El Clasico atas Real Madrid memastikan gelar liga divisi pertama kedua mereka secara beruntun.

Klip video aksi dukungannya terhadap rakyat Palestina segera viral di media sosial, dengan penggemar sepak bola, pengamat, aktivis, dan pemain memuji ikon remaja tersebut.

‘Bravo Lamine Yamal’

Bendera Palestina telah dikibarkan oleh demonstran dan aktivis pro-Palestina di ratusan kota di seluruh dunia selama dua setengah tahun terakhir. Banyak yang melihatnya sebagai tindakan solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza, yang menghadapi serangan Israel sejak 7 Oktober 2023, ketika kelompok Palestina Hamas menyerang Israel.

Israel telah menewaskan lebih dari 72.740 warga Palestina sejak Oktober 2023, termasuk 854 orang yang terbunuh selama apa yang disebut sebagai “gencatan senjata” yang ditandatangani Oktober lalu.

Meski frekuensi demonstrasi pro-Palestina menurun sejak gencatan senjata berlaku, para aktivis terus mengibarkan bendera Palestina dalam berbagai acara publik besar, termasuk pertandingan olahraga dan perayaan.

Yamal juga memanfaatkan perayaan massal di Barcelona untuk menunjukkan dukungannya kepada Palestina, dan beberapa aktivis percaya bahwa satu tindakannya telah meningkatkan kesadaran publik lebih besar daripada banyak aksi lainnya.

“Ketika kamu punya platform, gunakan itu,” tulis aktivis politik dan penulis Lebanon Dyab Abou Jahjah. “Ketika kamu punya suara, bersuaralah. Bravo Lamine Yamal,” tambahnya.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Yamal mengenai insiden tersebut.

“Saya berbicara dengannya [Yamal] dan mengatakan: ‘Jika kamu ingin melakukan itu, itu keputusanmu, kamu sudah cukup dewasa,’” ujar pelatih asal Jerman itu kepada media pada Selasa.

Setelah perayaan, pemain depan Spanyol itu mengunggah foto dirinya dengan bendera Palestina bersama foto-foto lain dari acara tersebut di akun Instagram miliknya.

Yamal memiliki 44,2 juta pengikut di platform media sosial itu. Unggahannya mendapat 5,3 juta tanda suka dan lebih dari 100.000 kali dibagikan.

Penulis dan penyair Palestina Mosab Abu Toha berkomentar pada unggahan Yamal dengan menulis, “Kami mencintaimu, dari Gaza.”

Rekan setim Yamal di Barcelona, Marcus Rashford, serta pemain Belanda Anwar El Ghazi termasuk di antara 166.000 orang yang mengomentari unggahan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *