APAKAH SAYA HARUS MINTA MAAF KE PAK JOKOWI?

By AZWAR SIREGAR

Mohon maaf Pak Pur, saya secara pribadi ngga akan pernah meyakini kalau makin banyak Hutang makin baik.

Makanya di Jaman Pak Jokowi saya termasuk yang paling kencang mengkritik Pemerintahan beliau yang menambah hutang Negara ugal-ugalan!

Dulu kita begitu khawatir Hutang Negara bakal tembus 10 ribu triliun. Eh, sepertinya akan diwujudkan Pak Prabowo…

Harapan saya dulu, kalau Pak Prabowo menang, maka Negara kita mulai menata hutang secara bijak. Karena akan jadi beban anak cucu kita kelak

Tidak ada Hutang yang baik. Pakai teori ekonomi apapun. Apalagi secara agama.

Jadi menganggap Hutang naik adalah hal yang baik, itu pembodohan dan cuma pembelaan dari ketidak mampuan.

Saya juga menganggap sebuah pembodohan dengan membandingkan kondisi Negara kita yang berhutang dengan Jepang, Amerika dan negara maju lainnya.

Benar, rasio hutang negara kita dengan PDB “baru kisaran 40 persen”. Sementara negara Eropa misalnya di angka 60 persen. Bahkan Singapura sampai 180 persen!

Cuma, Singapura dan negara-negara Eropa itu pemberi hutang juga ke Negara lain. Misalnya Singapura kasih hutang ke kita hampir seribu triliun!

Begitu juga dengan Jepang. Kita berhutang ratusan triliun kepada Jepang. Apalagi Amerika. Mereka bebas cetak Dolar berapa saja!

JADI.. NEGARA LAIN MEMANG PUNYA HUTANG BANYAK TAPI JUGA SEKALIGUS PEMBERI HUTANG, SEMENTARA INDONESIA CUMA PUNYA HUTANG HUTANG DAN HUTANG….

Jadi tolonglah, jangan membuat pembelaan-pembelaan lucu. Kalian dipilih mengelola Negara ini bukan buat melucu.

Saya juga kurang cocok dengan ilustrasi Pak Pur yang menganggap Indonesia seperti Perusahaan yang berhutang 1 juta tiap bulan, tapi menghasilkan keuntungan 100 juta perbulan.

Faktanya APBN kita selalu minus/defisit kok. Gimana ceritanya Perusahaan yang bernama Indonesia ini Untung?

Semoga Pak Prabowo masih ingat efisiensi dan buku Paradoks Indonesia hasil karya beliau.

Atau jangan-jangan mirip Rismon juga, mengingkari hasil karya sendiri….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Lebih lucu lg bung AS ini, sdh tahu prabowo gak punya track record bagus, masih sj dibela dan dipilih … sdh tahu dia benci dg jokowi & sering mengkritisi, giliran junjungannya milih anaknya sbg wapres, dia tetep bersikeras milih prabowo … waras tapi gila taklid, itu lah AS ini … alhamdulillah sy diberikan hidayah utk ttp waras tp tdk sampe gila …