✍🏻Pega Aji Sitama (Aktivis kemanusiaan Suriah)
Setelah sata pelajari, informasi banwa serangan Iran lebih banyak ke negara-negara Arab dibanding Israel itu memang benar.
Tapi yang perlu dirinci adalah sebagai berikut:
- Serangan ke Israel dampaknya lebih destruktif karena Iran lebih banyak memakai rudal balistik berhulu ledak besar sampai di atas 450 kg.
- Sedangkan serangan ke wilayah Arab lebih banyak memakai drone atau roket yang hulu ledaknya tak sebesar serangan ke Israel. Karenanya korban sipil serangan di wilayah Arab tak sebesar di Israel. Drone Iran rata-rata membawa 50 kg bahan peledak.
- Serangan ke negara Arab walau banyak menyasar fasilitas sipil (hotel, gedung, bandara, kilang, fasilitas energi dsb), tapi sebenarnya lebih banyak menarget fasilitas militer AS atau yang terkait pengoperasiannya.
- Serangan Iran ke negara Arab yang menyasar fasilitas militer AS adalah SAH secara hukum perang, sedangkan serangan ke fasilitas sipil adalah kejahatan perang. Tapi serangan AS dan Israel ke Iran itu kejahatan semua, karena ketika Khamenei dihabisi, itu posisinya sedang dilakukan negosiasi AS-Iran, tapi tiba-tiba Iran diserang yang memicu perang hingga sekarang.
- Syi’ah Iran tetap kufur dan syirik karena keghuluwan terhadap imam maksum, tetapi untuk saat ini ancamannya tidak sebesar ancaman AS dan Israel. Kondisi terbalik dibanding 10 tahun lalu.







Jangan suka mentakfiri orang beda aliran, seolah paling islami. Pertiinnyi, kalo SYIAH habis semua/punah, siapa lagi yg bakal dijadikan musuh baru? Orang-orang Muhammadiyah ?? Karena beda lebaran, tak pake qunut, tak ngadakan tahlilan, gitu?!
Seorang musuh saja diujung pedang lalu ucap SYAHADAT, haram darah dan nyawanya, apalagi ini cuma SYIAH (kecuali Syiah Ghulat, offcourse). Akui saja (jgn dengki karena dengki itu sifat IBLIS) bahwa kita ASWAJA ketinggalan jaauuuhhh dari Syiah dalam teknologi, keteguhan IMAN dan pengamalan AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR
untuk saat ini rasa nya gak pantas menyudutkan Iran hanya karena dia Syiah. Ingat Iran adalah korban kebiadaban agersi as-israel. dan Iran pula satu-satu nya negara yg mendukung kelompok perlawanan Islam di jalur Gaza dn di Lebanon