Penyidik Kejaksaan Agung atau Kejagung membuka peluang memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Adapun kasus ini telah menjerat tiga tersangka, yaitu:
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan wakilnya
- Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) Sony Sonjaya dan
- Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Lodewyk Pusung.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman mengatakan seluruh pihak yang dianggap mengetahui peristiwa pidana dapat dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
“Kalau yang namanya saksi itu siapapun yang kami perlukan untuk membuat terang tindak pidana itu, siapapun bisa untuk diperiksa sebagai saksi,” kata Syarief di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.
Siapapun yang mengetahui, kata dia, jaksa perlu memeriksanya sebagai saksi. Terlebih, Nanik sebelumnya menjabat sebagai salah satu wakil Dadan di BGN. Namun, Syarief menegaskan tidak semua saksi terlibat dalam tindak pidana korupsi itu.
Ketika ditanya apakah Nanik sudah pernah atau akan dipanggil penyidik, Syarief mengatakan hal tersebut akan ditentukan berdasarkan kebutuhan penyidikan.
“Kami lihat nanti urgensinya ya. Tapi potensi semua bisa dipanggil,” ucapnya.
Dalam perkara ini, jaksa sedang mengusut dugaan korupsi yang berkaitan dengan praktik jual beli izin Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyalahgunaan insentif operasional dapur MBG, hingga dugaan pelibatan yayasan yang tidak memenuhi syarat sebagai mitra BGN.
Sumber: Tempo







Nah kan? Sistemnya saja sudah korup, ya siapapun pimpinannya pasti akan terseret dalam kekorupan itu sendiri
ayoooo…cepetan Aris Wijayantolol/af/Anonim Babi GuRun alias BabRun gerombolan TerMul dan TerWo komennn dan bela tuh jajaran junjungan yg juga sesembahanmu itu….‼️
Kau itu memang makhluk SAKIT JIWA akut. Sampai tak mampu melihat sebuah kebenaran dan kebaikan yg sangat nyata.
wartawan nyemplung ke sistem ikut oon
lupa dulu dia vokal di rezim jokibul
Muehehehe…Ini si S. Deyang, penjilat kiri kanan. Dulu njilat Jokurap, ga dikasih jabatan terus memusuhi dengan njilat Pragendut. Sok²an dermawan sosial dengan program ngasih makan fakir miskin (mungkin ini yg menginisiasi MBG). Jilatan ke Pragendut berhasil, jadi Wakil BGN, komisaris Pertamina dan sekarang Kepala BGN.