Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, secara resmi telah mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut diajukan dan telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 26 Juli 2026.
❓ Ada Apa dan Apa Penyebabnya?
Berdasarkan keterangan resmi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Deputi Gubernur Senior BI, Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela karena alasan pribadi.
Pihak Istana maupun Bank Indonesia tidak merinci lebih lanjut mengenai alasan spesifik di balik keputusan tersebut.
Mensesneg juga menegaskan bahwa dalam suratnya tidak disebutkan adanya tekanan dari pihak luar.
Meskipun demikian, beredar laporan dari sumber pasar yang mengindikasikan bahwa keputusan ini kemungkinan berkaitan dengan masalah kesehatan.
👤 Siapa Penggantinya?
- Pejabat Sementara: Sesuai dengan Pasal 48 Undang-Undang Bank Indonesia, posisi Gubernur BI untuk sementara waktu secara otomatis diemban oleh Destry Damayanti, yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
- Gubernur Definitif: Pengganti tetap atau definitif belum diputuskan. Sesuai mekanisme Undang-Undang, Presiden Prabowo Subianto nantinya akan mengusulkan nama calon Gubernur BI yang baru kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjalani proses persetujuan dan fit and proper test.
Pemerintah dan Bank Indonesia memastikan bahwa transisi kepemimpinan ini diatur dengan ketat melalui bauran kebijakan yang berjenjang. Mundurnya Perry tidak akan mengganggu fungsi bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sistem pembayaran, maupun stabilitas sistem keuangan nasional.
Apakah Keponakan Presiden Prabowo Punya Kans?

Ya, Thomas Djiwandono (keponakan Presiden Prabowo) memiliki peluang atau kans yang sangat besar.
Berikut adalah fakta posisi dan rekam jejak Thomas Djiwandono saat ini:
- Jabatan Saat Ini: Thomas Djiwandono telah resmi dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031 pada 9 Februari 2026. Ia menggantikan Juda Agung yang bergeser menjadi Wakil Menteri Keuangan.
- Kans Menjadi Gubernur: Sebagai anggota Dewan Gubernur aktif di internal BI dan mantan Wakil Menteri Keuangan, namanya diprediksi menjadi salah satu kandidat kuat yang berpotensi diusulkan oleh Presiden Prabowo ke DPR untuk menjadi Gubernur BI definitif.
- Sorotan Publik: Kendati memiliki kompetensi di sektor fiskal, posisi Thomas sebagai keponakan presiden terus memicu diskusi hangat di ruang publik mengenai pentingnya menjaga independensi Bank Indonesia dari intervensi politik. Thomas sendiri telah menegaskan komitmennya untuk tetap profesional dan menjaga independensi bank sentral secara penuh.







pusing lah ..tiap si Ndut pidato kata2 yg keluar bikin ekonomi ga stabil 😂😂😂
ini admin portal lu ga takut dosa ya ?
bawa2 nama islam .. tp narasi nya toxic banget
mending lu ganti namanya pakai portal-gossip atau portal-ghibah