Aktor Amerika Mark Ruffalo secara terbuka menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “maniak pembunuh” (murderous maniac) dan menegaskan bahwa ia tidak akan bisa lolos dari keadilan atas tindakan di Gaza.
“Hanya karena Anda melobi agar orang yang mengeluarkan perintah kejahatan perang itu disingkirkan, bukan berarti kejahatan perang itu hilang atau rasa bersalah Anda hilang. Anda tidak akan bisa lolos dari keadilan. Anda tidak akan bisa melobi sejarah. Anda adalah seorang maniak pembunuh, Benjamin Netanyahu. Anda akan selalu dikenang sebagai orang seperti itu,” tandas Mark Ruffalo di media sosial X menanggapi Netanyahu pada hari Minggu (26/7/2026).
Komentar aktor pemeran Hulk tersebut menyusul sambutan gembira Netanyahu atas pemecatan Karim Khan dari jabatan kepala jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).
Negara-negara anggota ICC pada hari Jumat (24/7) memberikan suara untuk memecat kepala jaksa tersebut atas tuduhan pelanggaran seksual, tuduhan yang dibantah oleh Khan.
Khan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam serangan yang telah menewaskan lebih dari 73.000 orang di Gaza sejak Oktober 2023 dan telah menghancurkan wilayah tersebut.
Surat perintah penangkapan untuk Benjamin Netanyahu dikeluarkan oleh International Criminal Court (ICC) pada tanggal 21 November 2024.
Status Hukum Kasus di ICC
Pencopotan Karim Khan diputuskan melalui pemungutan suara oleh negara-negara anggota ICC. Meski Khan resmi diberhentikan, para pakar hukum internasional menegaskan konsekuensi berikut:
- Surat Perintah Penangkapan Tetap Berlaku: Surat perintah penangkapan untuk Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant yang dikeluarkan pada tahun 2024 tetap sah secara hukum.
- Wewenang Hakim: Keputusan pembatalan atau kelanjutan surat perintah berada sepenuhnya di tangan majelis hakim ICC, bukan otoritas tunggal seorang jaksa penuntut.
Rekam Jejak Aktivisme Mark Ruffalo
Pemeran karakter Hulk dalam Marvel Cinematic Universe ini dikenal sebagai salah satu figur Hollywood yang paling vokal menyuarakan hak-hak warga Palestina.
- Secara konsisten menyebut situasi krisis kemanusiaan di Gaza sebagai genosida dan pembersihan etnis.
- Secara terbuka menyatakan tidak takut kehilangan karier aktingnya di Hollywood akibat menyuarakan dukungannya terhadap hak asasi manusia di Palestina.
- Ikut memboikot institusi perfilman yang berafiliasi dengan kebijakan agresif militer Israel.






