Buzzer menyala 🔥🔥🔥🤪 gara-gara Londo Ireng buzzer hidup lagi 🤣🤣

Prabowo berpidato di acara Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis 23 Juli 2026:

“Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan, jurnalis apa itu? pengamat, LSM. LSM harus kita tanya, yang gaji lo siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphonemu siapa?”

Pidato Prabowo ini menuai kecaman luas, diantaranya dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI).

“Kami menilai, pelabelan tersebut merendahkan, mengecilkan dan mendelegitimasi profesi dan kerja-kerja jurnalis di lapangan. Apalagi istilah tersebut memiliki konotasi yang dianggap berkhianat, membelot, atau lebih membela kepentingan asing dibandingkan bangsanya sendiri.

Pernyataan presiden berlawanan dengan semangat dan mandat Undang-Undang sebagaimana termaktub dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers. Negara berkewajiban menciptakan lingkungan yang memungkinkan pers bekerja secara bebas, aman, profesional dan bertanggung jawab.

Tuduhan terhadap profesi ini juga dinilai tak mendasar dan tidak tepat dilontarkan seorang presiden, karena jurnalis bekerja untuk menyampaikan fakta ke publik, bukan untuk kepentingan asing.”

Demikian pernyataan AJI yang menuntut Prabowo minta maaf.

SETELAH KOTROVERSI INI… DIKERAHKANLAH PARA BUZZER UNTUK MEMADAMKAN KEBAKARAN AKIBAT PIDATO PRABOWO.

PENGERAHAN BUZZER INI TERJADI SEJAK ZAMAN PRESIDEN JOKOWI, DAN BERLANJUT DI ERA PRABOWO.

BUZZER MEDSOS DIKERAHKAN KARENA TAK LAGI BISA MEREDAM SUARA KRITIS NETIZEN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. bbrp kali mbah satu ini membanggakan sumitronomics, bahkan danantara diklaim adalah ide besar alm bapaknya. tp kayakny g sekalipun blio membanggakan moyang dari jalur ibunya. knp ya?

      1. hoax hoax hoax kakenya prabowo adlaah margono dia pendiri bni dan anggota bpupki, sekali lg kadrun hoax hoax hoax stop one day one hoax pendusta mulutmu bau bertaubatlah ha ha ha

  2. sdh tau ngomong cari pekerjaan susah tp duit apbn bukannya utk bikin industri dan perluasan usaha malah utk bikin program yg menimbulkan korupsi