Partai Gerakan Rakyat resmi memperkenalkan dan menetapkan logo baru bergambar harimau saat mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum pada Kamis 23 Juli 2026. Penggantian atau penetapan identitas visual ini menandai wajah baru partai dalam persiapan menghadapi pemilu.
Sementara Ormas Gerakan Rakyat tetap memakai logo lama berupa Kentongan Bambu.
Filosofi Logo Partai Gerakan Rakyat:
Harimau Melangkah Tegak
Siluet harimau yang melangkah tegak menandakan keberanian, kepemimpinan, dan daya gerak yang percaya diri. Garis tubuh tegas memberi kesan stabilitas dan disiplin.
5 Corak Harimau (5 Sila dalam Pancasila)
Lima corak pada badan harimau menjadi kompas moral yang memandu setiap langkah: Ketuhanan sebagai keyakinan penuntun, Kemanusiaan sebagai empati dalam keputusan, Persatuan sebagai kekuatan arah bersama, Kerakyatan/Musyawarah sebagai cara mengambil langkah kolektif yang bijak, dan Keadilan Sosial sebagai tujuan akhir—kemakmuran yang merata bagi semua.

Partai Gerakan Rakyat (PGR) resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai partai politik ke Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI) di Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Kamis (23/7/2026).
Momentum tersebut ditandai dengan diterimanya Tanda Terima Pendaftaran oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Rakyat setelah menyelesaikan verifikasi administrasi di 38 provinsi seluruh Indonesia.
Ketua Umum PGR, Sahrin Hamid menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil perjuangan panjang seluruh pengurus di berbagai daerah yang telah melengkapi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) per 22 Juli 2026 kemarin.
“Untuk mendapatkan secarik kertas ini, kita membutuhkan sebuah perjuangan yang tidak singkat. Berbulan-bulan, bertahun-tahun, siang hari, malam hari, keluar masuk kantor kelurahan, keluar masuk kantor desa, keluar masuk kantor Kesbangpol, keluar masuk kantor Kanwil untuk perbaikan demi perbaikan. Dan Alhamdulillah kemarin, tanggal 22 Juli 2026, kita melengkapi 38 Surat Keterangan Terdaftar,” ujar Sahrin.
“38 Surat Keterangan Terdaftar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai dengan Pulau Rote, telah kita sempurnakan ikhtiar ini untuk Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya menjelaskan.
Sahrin menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat murni tumbuh dari arus bawah, bukan dibentuk oleh elit politik tertentu. “Ini bukan partai yang datang dari atas. Ini bukan partai yang diturunkan dari atas diperintahkan untuk dibangun. Ini partai yang lahir, tumbuh, dan berkembang dari bawah, Saudara-Saudaraku,” ungkap Sahrin.
“Oleh karena itu, kita berani menyatakan di tempat yang terhormat ini, di pagi ini, bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan partai milik satu orang. Bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan milik satu keluarga. Bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan milik satu kelompok, tapi Partai Gerakan Rakyat adalah milik kita semua, rakyat Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sahrin pun mengingatkan para kader bahwa pendaftaran di Kemenkum masih merupakan awal dari tahapan panjang legalitas dan kepesertaan target pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
“Fase berikutnya kita harus menerima badan hukum. Setelah kita mendapatkan sebagai badan hukum, tahun depan kita mendapatkan sebagai peserta pemilu, maka fase berikutnya kita harus memenangkan Pemilihan Umum 2029,” tutup Sahrin.







“Partai Gerakan Rakyat ganti logo Harimau” Beginilah tanggapan Anonim sang terwo pengecap kadrun, kawan-kawannya dan anak buahnya…🗿🗿🗿
udah kaya pe es i aja lambangnya hewan ha ha ha
bismillah..
saya request knapa gak logonya kadal gurun atau onta aja kayanya oke juga
Request yg telat 😀
PDI-P juga hewan
Indonesia juga hewan
yang diternak juga hewan
🤓🤓🤓🤓🤓😆😆😆😆🤣🤣🤣
Tul
Koq heran sih ?
Jauh sblmnya kan ada partai dgn logo hewan
Bahkan banyak negara berlogo hewan…..termasuk NKRI
Hadeudeueueueh…
Sptnya anda blm lama tinggal di Indonesia ya ?