Beberapa hari ini ramai postingan di medsos para oknum salafi yang “menasehati” mau berapapun dolar, rizki Allah yang ngatur.
Aa Gym juga memberi nasehat tentang dolar naik, ekonomi sulit, dan yakin dengan rizki dari Allah.
Bedanya apa nasehat Aa Gym dengan para oknum Salafi?
Beda jauh lah… Aa Gym itu rekam jejaknya tidak anti terhadap mereka yang mengkritik pemerintah, bahkan Aa Gym kerap mengkritik pemerintah dengan bahasa halusnya.
Aa Gym tidak pernah mencap yang Demo pemerintah itu kelakuan Bughot Khawarij atau pernyataan “Tidak Boleh Mengkritik Pemimpin di Depan Umum”.
Sementara kalangan oknum salafi ini menyuruh taat ke pemimpin meski zhalim (maksudnya ga boleh sindir, kritik atau apapun secara langsung di depan umum). Suka menuding Khawarij dan Bughot pada demonstran (meski damai sekalipun).
Oknum-oknum salafi ini selama ini menjadi tameng penguasa mau se zalim apapun penguasa, kecuali penguasa itu dari kalangan Ikhwanul Muslimin, mau sebaik apapun, tiba-tiba mereka menyerang penguasa, ikut berkolaborasi menjatuhkannya, padahal biasanya mereka koar-koar untuk taat penguasa walau dicambuk sekalipun.
ITULAH BEDANYA Aa Gym dengan para oknum salafi itu.
Aa Gym bukan tameng penguasa, sementara para oknum salafi ini tameng dan penjilat penguasa.







kayak rutin dapet transferan ya…
mingkem thd kezoliman rezim
oknum duitankah percuma punya akal tapi kopong
Robb kita, Ar Rohman, yang paling maha tahu segalanya, telah memerintahkan kita untuk bersabar,
trus kenapa kita ngga sabaran, merasa lebih tahu dan dikit² minta “ganti pemain” ? lu kata negara ini timnas? gonta ganti pemainpun prestasinya gitu² aja
apapun kebaikan yang Musa dan Allah berikan, Bani Israil tidak akan pernah merasa puas…. sementara itu di Konoha, 11-12.
kebaikan apapun yang dibuat pemerintah, akan selalu mereka ingkari, mereka sangkal, mereka ejek dan mereka kufuri…
banyak manusia² yang merasa lebih tahu dari Allah subhanahu wata’ala. apalagi kalau cuma merasa lebih tahu dari Purbaya dan Prabowo. dan itulah penyebab kerusakan dan kekacauan.
tidak tahu, tapi merasa tahu. belum mampu mimpin barisan, belum sukses ngurusin keluarga, belum pernah mimpin 100 orang. tapi merasa lebih mampu untuk ngurus 280juta penduduk Indonesia ketimbang presiden dan mentri²nya.
kalau gampang ngurus negara yang punya warisan utang 9000T dan punya 280 juta mulut yang 40%nya berisik, sulit diatur dan banyak protes, Purbaya harusnya tambah gemuk.
https://www.facebook.com/reel/1334253055304303
emang pemerintah udah pasti bener ???
emang pendapat ustad udah pasti bener ???
alloh ga pernah memerintah kita untuk berhenti kritis atau bertanya.
cuma bajer yg nyuruh kita buat berhenti atau bertanya.
Lho, katanya Indonesia hancur ? anomali
https://www.facebook.com/reel/869969482793935
Caci aja dulu.
Pokoknya salahin dan suudzon dulu…
lempar semua tuduhan, mulai dari omon², pencitraan, ladang korupsi, bodoh, pikun, dan seterusnya.
karena mmg ada jenis manusia yg punya mata tapi tidak bisa melihat dan tidak pernah mau bersyukur.
dulu Umar, Utsman, Ali, dan bahkan Umar bin Abdul Aziz yang membawa kemakmuran pun mereka bun-bun dan mereka tuduh dengan segala tuduhan keji². apalagi cuma Prabowo, ringan buat mereka
itulah cara beragamanya kaum khawarij
nggak banyak yg sanggup menahan lisan kalau sudah menyangkut keburukan² pemerintah.
idih ! ngapain mensukuri ketidak adilan,keculasan ! ?
gw mah ogah !
setuju, Aa Gym memahami fiqh dakwah, klw yg satu plin plan, suka menjilat penguasa,