Meski Berseberangan dan Kerap Mengkritik Keras, Amien Rais Ingin Prabowo Sampai 2029

Meski Amien Rais sering mengritik keras Prabowo, tetapi ia menginginkan Prabowo menyelesaikan pemerintahannya pada 2029.

Amien menyatakan, ”Saya ingin mengingatkan kepada saudara-saudara se tanah air, bahwa ritme pergantian kekuasaan setiap lima tahun sekali sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 harus kita pertahankan supaya tidak ada pemerintahan pusat yang diturunkan di tengah jalan. Ini prinsip penting yang harus kita pegang,” kata Amien Rais dalam video terbaru yang diunggah di chanel Youtube Amien Rais Official berjudul PERTAHANKAN PRABOWO SAMPAI 2029 yang tayang pada Senin, 8 Juni 2026.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini menyatakan bahwa pergantian presiden/wakil presiden di tengah jalan itu bisa dilakukan, kalau ada alasan yang bersifat luar biasa, sangat istimewa.

“Misalnya sang presiden atau wakil presiden terbukti melakukan tindakan pidana berat seperti membocorkan rahasia negara kepada pihak asing demi mendapatkan imbalan materi atau keuangan, sehingga hakikatnya presiden atau wakil presiden telah menjual negara kepada pihak asing. Atau misalnya presiden dan wakil presiden tersangkut skandal moral yang menodai kebersihan kursi presiden atau kursi wakil presiden,“ terang Amien Rais.

Selanjutnya mantan Ketua MPR ini mengingatkan bahwa pengalaman politik kita di masa lalu, enam tahun terdapat lima presiden yang berganti-ganti dan semuanya menguras energi nasional kita.

“Maka Presiden Prabowo kita beri fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober 2029. Kita bermain secara fair dan masuk akal saja,“ tegas Amien.

Amien menjelaskan bahwa delapan cita atau Asta Cita yang digaungkan oleh Pak Prabowo, menurutnya sangat bagus sebagai cita-cita, keinginan, atau gagasan. Antara lain penguatan demokrasi Pancasila dan hak asasi manusia, penguatan pertahanan dan keamanan nasional, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, kesetaraan gender, dan lain-lain.

Amien menegaskan kondisi bangsa kita saat ini bukan hanya tidak baik-baik saja, tetapi bergerak makin eksklusif secara sosial-politik.

Pakar ilmu politik ini menganjurkan agar suasana pesta pora para menteri dikurangi semaksimal mungkin, terutama Pak Prabowo. Jangan lagi berjoget-joget lalu difoto. Begitu adegan-adegan bermewah-mewah disiarkan ke publik, reaksi masyarakat seragam, yaitu marah dan mengumpat.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Selama mbah Wowo mau mendengarkan dan melakukan kritik positif dari kadrun yg dibenci gerombolan TerMul dan TerWo, maka mbah Wowo bisa aja sampai selesai memimpin negeri ini. Cuma masalahnya gerombolan TENGIK seperti si Aris Wijayantolol/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) yg gak menghendaki negeri ini menjadi baik.

  2. wajar, wong partai ummat juga masuk koalisi dukung pragib
    tapi nilai plusnya pa Amien tetap kritis tdk kyk koalisi yg lain ABS, yes bos, setuju bos..