AKHIR REZIM SAUDI

Mereka begitu berambisi agar Republik Islam Iran hancur bahkan ngasih semangat ke AS dan Israel… Setiap ada korban jiwa dari Iran, baik itu pemimpinnya bahkan sampai anak sekolah, mereka bersorak Sorai bergembira bahkan nyukurin dan menulis Alhamdulillah…

Tapi ketika rezim Saudi yang diinginkan hancur oleh makin banyak umat Islam yang telah muak dengan kelakuan penguasa Saudi, mereka malah menyebut itu sebagai sikap anti Islam dan permusuhan pada Haramain… Seolah-olah ada hadis dari Rasulullah Saw yang memerintahakan umat untuk menjaga dan pertahankan eksistensi kerajaan Arab Saudi itu…. Seolah-olah hanya mereka saja yang berhak menginginkan kehancuran suatu negara..

Ingat sejarah… Kekuasaan Khulafaur Rasyidin saja runtuh kok dengan kebijakan Muawiyah merubahnya menjadi dinasti…. Kekuasaan Bani Umayyah digantikan Bani Abbasiyah dan begitu seterusnya kekuasaan dipergilirkan, lalu sampai masa modern ini, Haramain di bawah kekuasaan Ibnu Saud.. lantas apa yang membuat kekuasaan Ibnu Saud ini harus dipertahankan jika makin lama malah makin menunjukkan ketidaklayakannya menjadi penguasa atas Haramain? Saudi kepo dengan urusan di Yaman, tapi berpura-pura bego dengan apa yang terjadi di Palestina… Jet tempur Saudi sudah banyak membunuh warga sipil Yaman, tapi tidak satupun pelurunya ditujukan ke tentara Israel..

Apa kerajaan Ibnu Saud ini lebih baik dari Kerajaan Ottoman? Dari Abbasiyah sampai Umayyah? Yang kesemuanya itu telah hilang pengaruh kekuasaannya, jadi apa yang mengharuskan kerajaan Saudi harus langgeng? Karena menjaga Sunnah? Sunnah apa yang dipertahankan kalau demi visi 2030 saja aturan syariat dicampakkan? Dalam geopolitik, Saudi malah terjebak dalam poros kekuatan AS. Jadi Sunnah apa yang dijaga Saudi? Sunnah tidak isbal? Para bangsawan Saudi sendiri isbal. Tidak melakukan amalan bid’ah dengan malarang peringatan maulid Nabi tapi membolehkan konser-konser musik dan perayaan halloween. Itu yang disebut penjaga Sunnah?

Jadi jangan identikkan rezim Saudi dengan Haramain. Menginginkan keruntuhan rezim Saudi tidak sama dengan menginginkan kehancuran Haramain. Membenci Saudi tidak sama dengan membenci Islam. Keduanya berbeda dan tidak identik. Keruntuhan rezim Saudi adalah jalan pembebasan kota Mekah dan Madinah agar menjadi mercusuar kebebasan dan kemenangan umat Islam… Itu intinya … Haramain sudah lama dikerdilkan spritualistasnya, dengan banyak menghancurkan situs-situs bersejarah yang digantikan dengan tower-tower komersial di sekitarnya, Haramain tidak ubahnya pabrik cuan bagi Saudi… Yang itu justru, investasi terbesarnya malah ke AS….

(Ismail Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

    1. Makkah dan Madinah milik umat Islam yang sejati. Bukan milik orang yang ngaku Islam padahal bukan Islam seperti Syiah. Bukan pula milik ahlul bid’ah, penyembah kubur dan orang-orang yang berhukum dengan hukum TOGHUT