Gubernur Sulteng: Kalau Pemimpin cinta rakyat, Pendidikan menjadi utama dan pertama harus diperhatikan

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid program unggulannya adalan PENDIDIKAN (Berani Cerdas).

Menanggung penuh UKT S1-S3.

“Biarlah saya tidak populer dengan pembangunan yang mercusuar dan sebagainya, tapi saya ingin membangun sumber daya manusia Sulteng. Karena saya punya keyakinan 20 tahun yang akan datang kalau program ini benar-benar nanti sukses, maka Sulteng itu akan menjadi luar biasa,” kata Gubernur Anwar Hafid.

“Pendidikan inilah hak dasar rakyat, jadi saya kira siapapun pemimpin, kalau dia cinta kepada rakyatnya, maka pendidikan ini menjadi utama dan pertama harus dia perhatikan,” tandasnya.

“Tujuan kita sebenarnya, satu, mensarjanakan rakyat Sulawesi Tengah, semua lulusan SMA kuliah. Yang kedua, mengurangi beban orang tua. Orang tua di kampung tidak perlu lagi berpikir untuk uang kuliah anaknya,” ujarnya.

Alokasi Anggaran & Penerima Manfaat:

  • Tahun 2025: Menjangkau 23.569 mahasiswa dengan serapan dana APBD sebesar Rp84 miliar.
  • Tahun 2026: Pemprov Sulteng melakukan lonjakan anggaran besar-besaran menjadi Rp351 miliar demi membiayai lebih dari 50.000 mahasiswa. Pada periode ini, akses kuota untuk jenjang S2, S3, dan Dokter Spesialis mulai diperluas secara selektif.
  • Mitra Kampus: Pemprov Sulteng telah bekerja sama dengan lebih dari 400 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.
  • Target Program: Target utama dari terobosan ini sangat ambisius, yaitu menciptakan minimal satu sarjana dalam satu keluarga di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, serta mewujudkan program “satu desa satu dokter”.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 komentar

  1. hanya satu kesalahan besar gubernur sulteng ini. beliau tidak dikelilingi tim juru photo dan sosmed sprt KDM. beliau tidak memanfaatkan sebagian rakyat indonesia yg ber IQ keledai utk popularitasnya.
    sehat selalu pak gubernur sulteng.

  2. Gerombolan TerMul dan TerWo PERUSAK NKRI komen serentak: “kadrun itu gak bersyukur. Bapaknya memang pengangguran karena Junjungan kami TAK MAMPU MENYEDIAKAN LAPANGAN PEKERJAAN. Tapi kan anaknya sudah diberi makan MBG masih juga nyalahkan junjungan sekaligus sesembahan kami mbah GendruWO Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon.