Cucu Buya Hamka bertato, merokok, minum alkohol dan jarang solat, hidayah memang tidak diwariskan

Muhammad Iqbal Sandira:

Lagi rame film tentang Buya Hamka. Saya pernah sekantor bareng dengan cucu langsung beliau, selama 2 tahunan.

Orangnya bertato, merokok, minum alkohol dan jarang/tidak pernah solat.

Yah begitulah, hidayah itu memang tidak diwariskan.

Sejarah Islam sendiri telah mencatat lembaran-lembaran kisah yang menjadi bukti:

  • Nabi Nuh AS dan Kan’an: Seorang nabi dan rasul yang mulia, namun putra kandungnya sendiri menolak ikut ke dalam bahtera iman dan memilih tenggelam bersama kaum yang ingkar.
  • Nabi Ibrahim AS dan Azar: Beliau adalah Khalilullah (kekasih Allah), namun ayahnya sendiri adalah seorang pembuat berhala yang menolak dakwahnya.
  • Nabi Muhammad SAW dan Abu Thalib: Rasulullah SAW sangat mencintai pamannya yang selalu membela dakwah beliau, namun hingga akhir hayatnya, Abu Thalib tidak mengucapkan kalimat syahadat. Momen inilah yang melatarbelakangi turunnya Surat Al-Qashash ayat 56: “Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) tidak dapat memberi hidayah kepada orang yang engkau cintai, tetapi Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.”.

KITA HANYA BISA BERIKHTIAR DAN BERDOA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar