Apakah Anda mengenal Ingrid Mattson?
Dia adalah seorang profesor berkebangsaan AS-Kanada di Hartford College di Connecticut, AS, dan di Huron University College, Kanada.
Perjalanan Spiritual dan Pencarian Iman
- Latar Belakang: Lahir di Kingston, Ontario, Kanada pada tahun 1963, Mattson dibesarkan dalam keluarga Katolik Roma dan menempuh pendidikan di sekolah Katolik. Meskipun ia menghargai nilai-nilai keadilan sosial yang diajarkan para biarawati, ia mulai merasa ada ketidakcocokan dengan teologi Gereja saat remaja dan sempat memutuskan untuk berhenti beribadah.
- Awal Perkenalan dengan Islam: Saat menempuh studi Seni dan Filsafat di University of Waterloo, ia pergi ke Paris untuk riset seni. Di sana, ia bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa Muslim dari Senegal (Afrika).
- Terpikat oleh Karakter: Mattson sangat terkesan dengan ketulusan, kemurahan hati, dan martabat mahasiswa Senegal tersebut, terutama saat mereka menghadapi prasangka buruk di sekelilingnya. Hal ini mendorongnya untuk membaca Al-Qur’an guna memahami dasar dari karakter mereka.
- Menjadi Mualaf: Melalui pembacaan Al-Qur’an, ia merasa menemukan kembali imannya kepada Tuhan. Pada usia 23 tahun (tahun 1987), ia resmi memeluk Islam dan tak lama kemudian mulai mengenakan jilbab.
Karier dan Kontribusi dalam Islam
Dr. Ingrid Mattson adalah seorang cendekiawan, aktivis, dan pemimpin komunitas Muslim Kanada yang memiliki pengaruh besar baik di Amerika Serikat maupun Kanada.
Ia meraih gelar Ph.D. dalam bidang Studi Islam dari University of Chicago pada tahun 1999.
Peran dan Karier di Amerika Serikat (AS)
Selama lebih dari dua dekade di AS, Dr. Mattson membangun karier akademik dan kepemimpinan yang signifikan:
- Akademisi: Ia menjabat sebagai Profesor Studi Islam dan Hubungan Kristen-Muslim di Hartford Seminary, Connecticut, AS.
- Inovator: Ia mendirikan program kerohanian Islam (Islamic Chaplaincy) pertama di Amerika Serikat.
- Penasihat Pemerintah: Mattson pernah menjabat sebagai penasihat bagi pemerintahan Presiden George W. Bush dan Barack Obama, termasuk menjadi anggota Gugus Tugas Gedung Putih untuk Kemitraan Berbasis Iman dan Lingkungan.
- Kepemimpinan di ISNA: Mattson mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama, mualaf pertama, dan orang non-imigran pertama yang menjabat sebagai Presiden Islamic Society of North America (ISNA) dari tahun 2006 hingga 2010. ISNA adalah organisasi Muslim terbesar dan tertua di Amerika Utara, yang berbasis di Plainfield, Indiana, AS. ISNA fokus pada pelayanan komunitas Muslim, advokasi, pendidikan, serta membangun citra positif Islam pasca 9/11.
Peran dan Karier di Kanada
Setelah menetap lama di AS, ia kembali ke Kanada pada tahun 2012 untuk melanjutkan dedikasinya di tanah kelahirannya:
- Posisi Saat Ini: Ia menjadi Profesor Studi Islam di Huron University College di Ontario, Kanada.
- Penghargaan: Pada Mei 2025, ia menerima King Charles III Coronation Medal atas jasanya dalam mempromosikan dialog antaragama dan memperkuat peran komunitas iman di masyarakat Kanada.
- Fokus Advokasi: Melalui The Hurma Project, ia aktif mengedukasi masyarakat tentang pencegahan pelecehan spiritual dan seksual di ruang-ruang Muslim.
- Peran Publik: Ia dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam dialog antaragama dan pernah diundang sebagai salah satu tokoh agama pada acara doa inaugurasi Barack Obama di tahun 2009.
- Karya Tulis: Karya tulisnya yang paling terkenal, “The Story of the Qur’an”, telah menjadi referensi penting dan didistribusikan secara luas untuk memperkenalkan Al-Qur’an kepada publik di Amerika Utara.
[VIDEO]








nampol si af…orang asia kok rasis😂😂😂
ga malu lu tong?