VONIS NADIEM Bisa Dipakai Untuk Kasus IKN, WHOOSH, MBG, KDMP, DLL

Wah wah,

Kalian keliru fatal jika berharap saya akan mendukung siapapun dalam kasus korupsi. Big no. Banget. Mereka bukan siapa-siapa saya ini. Kalau itu teman, tetangga, keluarga, masih masuk akal didukung.

Itu DUIT TRILIUNAN digelontorkan membeli barang-barang, itu tuh duit semua, bukan daun. Dan saat barang yang dibeli tidak bermanfaat, seseorang harus bertanggung-jawab. Kan mereka sendiri toh yang mau jadi pejabat? Sudah nyaman di posisi masing-masing, sudah tahu realitas negeri ini, eeh gatel jadi pejabat.

Sejujurnya, saya happy sekali dengan keputusan ini.

Karena ini akan jadi Yurisprudensi indah. Jika chrome ini terbukti merugikan negara, hanya soal waktu ada Presiden di negeri ini yang masuk penjara. Whoosh, IKN, MBG, KDMP, Kertajati, dkk dsbgnya, wuiiih, gampang banget nyari pasal merugikan negaranya.

Ditunggu saja. Saat rezim berganti, kekuasaan berubah. Seru sekali nonton gelar tiker menyaksikannya. Semoga kita masih sempat nonton. Karena kalau Indonesia terlanjur bubar duluan, nggak jadi deh.

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. sbg rakyat patuh pajak tentu tdk ikhlas andai rezim berganti 30 tahun akan datang kasus2 korupsi dan memperkaya diri serta golongannya harus di kandangain supaya adil sbb masyarakat salah dikit aja dianggap salah bahkan nenek2 aja disidang dipengadilan. tolong jangan bangga dulu dianggap kekuasaan akan turun temurun tapi kalau sdh 30 tahun akan datang rakyat muak dengan kelakuan mereka itu bajingan tolol

  2. Ayo si ANONim (Akal Nol, Otak miNim) ANJING PENJILAT mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon, cepetan lu MENGGONGGONG. Usahakan yg paling NYARING ya‼️😁😂😝🤣